BNN Jatim Targetkan 10 Desa di Magetan Jadi Percontohan Desa Bersinar
| Kepala Tim Bidang Rehabilitasi BNN Provinsi Jawa Timur, Singgih Widi Pratomo, Forum Koordinasi Satgas P4GN dan Implementasi Program Desa Bersinar di Ruang Rapat Ki Mageti, Kantor Bupati Magetan. |
Program tersebut merupakan tindak lanjut pembentukan Satuan Tugas (Satgas) P4GN di daerah. Sebelum pelaksanaan, BNN Jatim akan memberikan bimbingan teknis kepada seluruh anggota Satgas P4GN di kabupaten dan kota.
Kepala Tim Bidang Rehabilitasi BNN Provinsi Jawa Timur, Singgih Widi Pratomo, mengatakan, Magetan merupakan daerah perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah yang dinilai memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi.
"Melalui program Desa Bersinar, kami mengajak aparat desa dan masyarakat lebih peduli serta waspada terhadap potensi penyalahgunaan narkotika," ujar Singgih saat Forum Koordinasi Satgas P4GN dan Implementasi Program Desa Bersinar, Rabu (15/7/2026).
Menurutnya, seluruh wilayah di Jawa Timur masih berada dalam kategori waspada terhadap ancaman narkotika. Karena itu, kolaborasi pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci dalam upaya pencegahan.
Kabupaten Magetan memiliki 207 desa dan 28 kelurahan, sebanyak 10 desa akan ditetapkan sebagai pilot project Desa Bersinar. Program ini diharapkan menjadi model pencegahan narkotika berbasis desa yang dapat diterapkan secara bertahap di wilayah lainnya.
Selain fokus pada pencegahan, BNN juga memperluas layanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika melalui kerja sama dengan sejumlah lembaga rehabilitasi untuk memperkuat peran pemerintah desa dan masyarakat sebagai garda terdepan mencegah penyalahgunaan narkotika.
Ia, mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika diimbau segera melapor kepada Satgas P4GN atau lembaga rehabilitasi agar pengguna dapat memperoleh pendampingan.
Kontributor : Kang Liem
Editor : Tim Berita Jurnal


