width=

Gubuk Tani Roboh Tersangkut Truk Sampah DLH Kota Madiun

Gubuk tani Sido Luhur rusak parah hingga roboh setelah tersangkut truk pengangkut sampah milik DLH Kota Madiun. Petani menuntut gubuk segera di perbaiki.
MADIUN, BERITA JURNAL – Sebuah gubuk tani milik Kelompok Tani Sido Luhur di area persawahan Jalan Bela Negara, Kelurahan Sukosari, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, roboh setelah tertabrak truk sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun, Sabtu (27/6/2026).

Peristiwa tersebut terjadi saat truk sampah melintas dan hendak berbelok ke kiri di pertigaan Jalan Bela Negara. Diduga jarak kendaraan yang terlalu dekat dengan bangunan menyebabkan bagian bak truk menyangkut atap gubuk hingga akhirnya merobohkan bangunan tersebut.

Salah seorang petani di lokasi, Pitoyo, mengatakan sopir truk sempat tidak menyadari bak kendaraannya telah menyangkut atap gubuk. Kendaraan terus melaju hingga bangunan roboh.

"Saat belok ke kiri jaraknya terlalu dekat dengan gubuk. Bak truk menyangkut atap, tetapi bukannya berhenti justru terus berjalan hingga gubuk roboh," ujar Pitoyo.

Ketua Kelompok Tani Sido Luhur, Heri Martono, mengatakan pihaknya telah meminta keterangan dari sopir truk. Menurutnya, sopir bersikap kooperatif dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak DLH Kota Madiun.

"Sopir sudah kami mintai keterangan. Alhamdulillah saat itu juga langsung melaporkan kejadian ini ke dinas," katanya.

Heri menjelaskan, gubuk tersebut memiliki peran penting bagi para petani. Selain digunakan sebagai tempat berteduh saat beraktivitas di sawah, bangunan itu juga menjadi lokasi rapat dan musyawarah anggota kelompok tani.

"Gubuk ini sangat penting. Selain untuk berteduh, juga menjadi tempat musyawarah kelompok tani. Kami berharap segera dibangun kembali," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Kebersihan dan Pengangkutan Sampah DLH Kota Madiun, Heru Kris Widodo, membenarkan telah menerima laporan terkait insiden tersebut. Pihaknya berencana meninjau lokasi pada Minggu (28/6/2026) untuk melihat kondisi bangunan.

"Kami sudah menerima laporannya. Insyaallah besok kami akan ke lokasi untuk melihat kondisi bangunan," ujarnya.

Heru memastikan DLH Kota Madiun akan bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi. Pihaknya segera berkoordinasi dengan Kelompok Tani Sido Luhur dan Kelurahan Sukosari guna mempercepat proses perbaikan gubuk.

"Kami akan memperbaiki kembali gubuk itu karena memang murni kesalahan dari pihak kami," pungkasnya.

Kontributor : Ninik S
Editor           : Tim Berita Jurnal
Next Post Previous Post
  width=