width=

Warga Simo Gagalkan Aksi Pencurian Sepeda Motor

Berusaha kabur, pelarian dua terduga pelaku curanmor terhenti di depan Masjid Desa Simo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun dan diamankan polisi.
MADIUN, BERITA JURNAL - Kejadian percobaan pencurian kendaraan berhasil di gagalkan warga. Dua orang terduga pelaku pun diamankan warga beserta barang bukti hasil kejahatan, satu unit sepeda motor jenis Scoopy diamankan, Jum'at (17/7/2026).

Aksi pencurian yang terjadi sekitar pukul 06.30 di rumah warga, Ayu Purwanti, jalan raya Caruban - Ngawi. Kendaraan yang di parkir di halaman rumah dalam keadaan terkunci stang, sementara korban berada di dalam rumah.

Dengan menggunakan kunci T, kedua pelaku berhasil merusak kunci kendaraan milik korban. Namun sayang aksinya di ketahui salah seorang warga yang sedang berada di sebuah warung tepat di depan rumah korban.

Karena curiga dengan gerak gerik dua orang yang sedang mengutak utik kendaraan, warga tersebut mendekati pelaku dan berteriak maling. Sontak teriakan tersebut mendapat perhatian warga lainya dan mengejar pelaku yang berusaha kabur.

“Tiba-tiba ada yang teriak kalau ada pencuri. Pas saya keluar, pelaku sudah kabur dikejar warga. Saat mengecek motor saya ternyata lubang kuncinya sudah berhasil dirusak pelaku,” ujar Ayu Purwanti, warga Desa Simo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun.

Sementara kedua pelaku yang panik berusaha kabur menyelamatkan diri. Hingga akhirnya warga berhasil menangkap pelaku tepat didepan Masjid Al Mujahidin, Desa Simo, Kecamatan Balerejo, sekitar 500 meter dari rumah korban.

Pelaku yang tertangkap sempat menjadi bulan - bulanan warga yang geram dengan ulah pelaku sebelum akhirnya polisi datang ke lokasi kejadian. Dua pelaku yang di ketahui warga Surabaya dan warga Sampang, Madura pun diamankan Polisi.

Kasatreskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan membenarkan adanya percobaan curanmor tersebut. Menurutnya, polisi bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat dan mengamankan para pelaku.

"Benar, kedua pelaku sudah kita amankan beserta barang bukti satu unit sepeda motor jenis Scoopy dan sepeda pancal," kata AKP Agung Hartawan.

Menurutnya, dari hasil penyelidikan kedua pelaku berinisial S dan H, warga Surabaya dan Sampang Madura mengaku datang dengan masing - masing menggunakan sepeda pancal, (diduga juga hasil curian - red).

Kasat Reskrim, menjelaskan di lokasi kejadian polisi menemukan kunci T dan mendapati kunci kontak motor milik korban sudah dalam keadaan rusak.

"Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Mapolres Madiun untuk menjalani pemeriksaan. Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan keduanya dalam aksi curanmor di lokasi lain," pungkasnya.

Kontributor : Ninik S
Editor           : Tim Berita Jurnal
Previous Post
  width=