width=

BULOG Madiun Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng untuk 291.753 Penerima

Pendistribusian bantuan pangan kepada 291.753 Penerima Bantuan Pangan (PBP) sebagai langkah antisipasi terhadap dinamika harga beras di masyarakat.
MADIUN, BERITA JURNAL – Perum Bulog Cabang Madiun berhasil menuntaskan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng alokasi Februari–Maret 2026 di wilayah Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Ngawi.

Percepatan distribusi bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan, meningkatkan daya beli masyarakat, serta meringankan beban pengeluaran rumah tangga.

Pemimpin Cabang Perum Bulog Madiun, Agung Sarianto, mengatakan pihaknya telah menyelesaikan pendistribusian bantuan pangan kepada 291.753 Penerima Bantuan Pangan (PBP) sebagai langkah antisipasi terhadap dinamika harga beras di masyarakat.

“Bulog Madiun telah menuntaskan pendistribusian bantuan pangan hingga 100 persen kepada keluarga penerima manfaat. Program ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengendalikan gejolak harga pangan sekaligus menjaga inflasi tetap terkendali,” ujar Agung.

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan pangan di Kota Madiun telah rampung pada Maret 2026, disusul Kabupaten Madiun pada April 2026. Sementara itu, distribusi di Kabupaten Ngawi berhasil diselesaikan pada 26 Mei 2026.

Menurut Agung, keberhasilan penyelesaian distribusi bantuan pangan sesuai target yang ditetapkan Badan Pangan Nasional (Bapanas) tidak lepas dari sinergi yang kuat antara Perum Bulog, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan terkait.

Selama pelaksanaan program, Bulog Madiun telah menyalurkan sebanyak 5.835 ton beras dan 1.167 kiloliter minyak goreng kepada masyarakat penerima manfaat.

“Penyelesaian distribusi bantuan pangan 100 persen sebelum 31 Mei 2026 merupakan hasil koordinasi dan kolaborasi yang baik antara Bulog, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder terkait,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun, Paryoto, menyampaikan bahwa koordinasi dan komunikasi dengan Perum Bulog dalam pelaksanaan program bantuan pangan berjalan dengan baik.

“Kami terus berkoordinasi dengan Bulog mulai dari pengecekan kualitas bantuan hingga monitoring pelaksanaan distribusi di lapangan agar program berjalan sesuai ketentuan,” jelas Paryoto.

Ia menambahkan, bantuan pangan menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi sekaligus membantu mengurangi beban pengeluaran ekonomi keluarga penerima manfaat.

Salah seorang penerima bantuan dari Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kasiem, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Ia berharap bantuan pangan dari pemerintah dapat terus berlanjut pada periode berikutnya.

“Alhamdulillah kami sangat terbantu dengan bantuan ini. Semoga ke depan masih ada program bantuan seperti ini untuk masyarakat,” tuturnya.

Kontributor : Ninik S
Editor           : Tim Berita Jurnal
Next Post Previous Post
  width=