width=

Panen Ratusan Kilo Lele, Lapas Blitar Wujudkan Ketahanan Pangan dari Balik Jeruji

Melalui optimalisasi lahan branggang, lapas berhasil mengembangkan sektor perikanan, pertanian, hingga peternakan yang melibatkan warga binaan.
BLITAR, BERITA JURNAL – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui optimalisasi lahan branggang, lapas berhasil mengembangkan sektor perikanan, pertanian, hingga peternakan yang melibatkan warga binaan.

Komitmen tersebut ditinjukkan saat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kusnali, meninjau langsung area ketahanan pangan di Lapas Kelas IIB Blitar, Kamis (23/7/2026). Dalam kesempatan itu juga dilakukan panen ikan lele dengan hasil mencapai sekitar 200 hingga 300 kilogram dari satu kolam.

Secara keseluruhan, Lapas Kelas IIB Blitar memiliki tujuh kolam budidaya ikan yang dimanfaatkan untuk membesarkan ikan lele dan nila. Selain itu, lahan yang tersedia juga ditanami berbagai komoditas hortikultura, seperti bayam, sayuran, dan bawang prei.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kusnali, mengatakan pemanfaatan lahan di lingkungan lapas merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

"Hasil panen lele ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan bahan makanan di dalam lapas, dan pemasarannya juga bekerja sama dengan vendor sehingga hasil panennya memiliki pasar yang jelas," ujar Kusnali.

Menurutnya, program tersebut merupakan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sekaligus mendukung 8 Program Prioritas Presiden di bidang ketahanan pangan.

Kontributor : Erina Airin
Editor           : Tim Berita Jurnal
Previous Post
  width=