Gandeng Kejari Kota Madiun, KAI Perkuat Penanganan Hukum dan Perlindungan Aset Negara
| Perjanjian Kerja Sama (PKS) ditandatangani oleh Vice President KAI Daop 7 Madiun Ali Afandi bersama Kepala Kejari Kota Madiun Komaidi. |
Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut ditandatangani oleh Vice President KAI Daop 7 Madiun Ali Afandi bersama Kepala Kejari Kota Madiun Komaidi. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) sekaligus mendukung perlindungan aset negara.
Ali Afandi mengatakan, sinergi dengan Kejaksaan diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penyelesaian berbagai persoalan hukum yang dihadapi perusahaan, sekaligus memitigasi risiko hukum dalam proses bisnis KAI.
"Kerja sama ini menjadi bagian penting dalam mendukung optimalisasi tata kelola perusahaan yang baik serta memitigasi berbagai potensi risiko hukum yang dapat muncul dalam proses bisnis perusahaan," ujarnya.
Melalui PKS tersebut, KAI Daop 7 Madiun akan memperoleh bantuan hukum baik secara litigasi maupun nonlitigasi, pemberian pendapat hukum (legal opinion), tindakan hukum lainnya yang berkaitan dengan kegiatan perusahaan, hingga pendampingan dalam penyelamatan dan penyelesaian persoalan aset.
Sementara itu, Kepala Kejari Kota Madiun Komaidi menegaskan, Kejaksaan memiliki kewenangan memberikan bantuan hukum kepada instansi negara, termasuk dalam upaya penyelamatan aset negara yang berpotensi menghadapi gugatan maupun sengketa hukum.
"Melalui kerja sama ini, Kejaksaan siap memberikan bantuan hukum kepada KAI dalam upaya penyelamatan aset, termasuk apabila terdapat gugatan maupun sengketa hukum. Kami berharap penyelamatan aset KAI dapat dimulai dari wilayah Kota Madiun sebagai langkah awal mengembalikan aset sesuai peruntukannya," kata Komaidi.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menambahkan, kerja sama yang terjalin dengan Kejaksaan diharapkan dapat berlangsung secara berkesinambungan serta memberikan manfaat nyata bagi pengelolaan aset negara dan pengembangan sektor perkeretaapian.
"Sinergi ini diharapkan mampu mendukung upaya menjaga aset negara sekaligus mendorong kemajuan transportasi kereta api sebagai salah satu kebanggaan bangsa Indonesia," ujar Tohari.
Kontributor : Ninik S
Editor : Tim Berita Jurnal


