width=

Pemda Alokasikan Anggaran 1,4 Miliar Untuk Pembangunan Polsek Ngantru, Puluhan Pedagang Direlokasi

Sesuai rencana pembangunan Polsek Ngantru akan memanfaatkan sisi utara area pasar, sementara aktivitas perdagangan tetap berlangsung di sisi selatan.
TULUNGAGUNG, BERITA JURNAL - Menyusul rencana pembangunan kantor Polsek Ngantru, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, merelokasi 41 pedagang Pasar Pojok, Kecamatan Ngantru.

Sesuai rencana pembangunan Polsek Ngantru akan memanfaatkan sisi utara area pasar, sementara aktivitas perdagangan tetap berlangsung di sisi selatan.

"Untuk pembangunan kantor Polsek Ngantru menggunakan lahan di sisi utara, sedangkan sisi selatan tetap digunakan pedagang untuk berjualan," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tulungagung, Fajar Widariyanto, Jum'at (3/4/2026).

Menurutnya, terdapat 11 kios dan dua los yang terdampak langsung pembangunan tersebut, dengan total 41 pedagang yang akan direlokasi yang awal rencana ke pasar Ngantru, namun pedang menolak.

"Kami sudah siapkan TPS karena pedagang keberatan jika dipindah ke Pasar Ngantru," ujar Fajar Widariyanto.

Ia menjelaskan, penolakan relokasi ke pasar Ngantru dengan pertimbangan jarak lokasi. Selama proses pembangunan pedagang bakal menepati tempat penampungan sementara (TPS) yang telah di siapkan Pemkab Tulungagung.

Sementara untuk pembangunan TPS Pemkab Tulungagung mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,4 miliar. Pembangunan TPS yang dijadwalkan mulai pertengahan April 2026.

Dengan penyediaan TPS tersebut diharapkan aktivitas perdagangan di Pasar Pojok tetap berjalan tanpa mengganggu mata pencaharian pedagang.

Kontributor : Rina
Editor : Tim Berita Jurnal
Next Post Previous Post
  width=