width=

Kenalan di Aplikasi Kencan Berujung Petaka, Gadis Wlingi Kehilangan Rp11 Juta, Uang dan ShopeePayLater Raib

Setibanya di mushola Desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro, korban diminta salat dan diarahkan masuk lewat jendela. Saat itu, pelaku kembali meminta nomor rekening dan PIN ATM.
BLITAR, BERITA JURNAL – Seorang gadis asal Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, berinisial NP (25), menjadi korban penipuan usai berkenalan dengan pria melalui aplikasi kencan. Akibatnya, korban mengalami kerugian hingga Rp11 juta.

Korban berkenalan dengan pria yang mengaku bernama Fachri dengan akun “Mas Fah”, lalu melanjutkan komunikasi ke WhatsApp hingga sepakat bertemu di Stasiun Wlingi pada 2 April 2026. Pelaku datang menggunakan mobil Ayla hitam dan mengaku memiliki bisnis di Blitar.

Dalam perjalanan, pelaku mulai melancarkan aksinya dengan meminta korban menaruh tas di belakang, meminjam ponsel untuk membuka Google Maps, hingga meminta kartu ATM dengan dalih tarik tunai.

“Dia ngomongnya cepat sekali, seperti mengalihkan fokus saya,” ujar korban.

Setibanya di mushola Desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro, korban diminta salat dan diarahkan masuk lewat jendela. Saat itu, pelaku kembali meminta nomor rekening dan PIN ATM. Dalam kondisi tidak fokus, korban menuruti permintaan tersebut.

Pelaku kemudian pergi dengan alasan ke ATM dan tidak kembali. Korban baru menyadari kejanggalan setelah mengetahui pintu mushola sebenarnya tidak terkunci, sementara pelaku telah membawa kabur tas, dompet, dan ponsel miliknya.

Keesokan harinya, korban mendapati akun Shopee miliknya digunakan untuk membeli gawai dan perhiasan senilai hampir Rp10 juta. Selain itu, ShopeePayLater juga dipakai pelaku untuk menginap di Pasuruan.
Kasus ini telah dilaporkan ke polisi dan masih dalam penyelidikan.

Masyarakat diimbau lebih waspada saat berkenalan di aplikasi kencan serta tidak mudah memberikan akses data pribadi dan keuangan.

Kontributor : Erina Airin
Editor : Tim Berita Jurnal
Next Post Previous Post
  width=