width=

113 Personel Polres Magetan Lakukan Pengamanan di Madigondo, Perbatasan Magetan–Madiun

Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa memimpin langsung kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa pengamanan massa di wilayah perbatasan salah satu pintu masuk ke wilayah Kota Madiun.(foto Humas Polres Magetan).
MAGETAN, BERITA JURNAL – Sebanyak 113 personel Polres Magetan di terjunkan ke lokasi perbatasan Magetan - Kota Madiun, tepatnya di Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Kamis (5/2/2026).

Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa memimpin langsung kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa pengamanan massa di wilayah perbatasan salah satu pintu masuk ke wilayah Kota Madiun.

Kapolres Magetan mengatakan, kegiatan pengamanan ini dilaksanakan sebagai langkah antisipasi terhadap rencana aksi unjuk rasa (Unras) penolakan kegiatan salah satu perguruan pencak silat yang direncanakan berlangsung di wilayah Kota Madiun.

"Langkah preventif ini dilakukan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas serta pergerakan massa dari wilayah Kabupaten Magetan," kata AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.

AKBP Raden Erik menjelaskan, pengamanan di pusatkan di titik perbatasan Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, yang merupakan salah satu jalur utama penghubung antara Magetan dan Kota Madiun.

Seluruh personel disiagakan dengan melakukan pemantauan, pengawasan, serta pemeriksaan secara humanis terhadap kendaraan dan masyarakat yang melintas denga tetap berpedoman pada prosedur yang berlaku.

Menurut Kapolres, bahwa pengamanan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya di daerah perbatasan guna mencegah terjadinya potensi gangguan Kamtibmas.

“Untuk mengantisipasi pergerakan massa dan mencegah terjadinya potensi gangguan kamtibmas, sehingga situasi di wilayah hukum Polres Magetan tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menegaskan bahwa Polres Magetan berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat dengan mengedepankan tindakan yang humanis dan profesional.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, tidak mudah terprovokasi, serta mempercayakan sepenuhnya kepada aparat keamanan dalam menjaga situasi agar tetap kondusif,” tegasnya.

Kapolres Magetan menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga persatuan, tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, dan segera melaporkan apabila mengetahui ada aktivitas yang mencurigakan.

Dengan dilaksanakannya kegiatan KRYD penyekatan massa ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah perbatasan Magetan–Madiun tetap aman, tertib, dan kondusif, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar dan nyaman.

Editor : Tim Beritajurnal
Next Post Previous Post
  width=