width=

Wakil Bupati Madiun Hadiri Peresmian 166 Sekolah Rakyat di Banjarmasin

Moment bersejarah ini, selain Mensos Syaifullah Yusuf dan jajaran Kabinet Merah Putih, juga dihadiri para Kepala Daerah, termasuk Wakil Bupati Madiun, dr Purnomo Hadi.
BERITA JURNAL - Presiden RI, Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat (SR) yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia, yang dipusatkan di Balai Besar Pendidikan Pelatihan dan Kesejahteraan (BBPPK) Banjarmasin, Senin (12/1/2026).

Moment bersejarah ini, selain Mensos Syaifullah Yusuf dan jajaran Kabinet Merah Putih, juga dihadiri para Kepala Daerah, termasuk Wakil Bupati Madiun, dr Purnomo Hadi.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim dan pemangku kepentingan yang terlibat dalam pendirian sekolah-sekolah tersebut.

“Saya bangga dengan tim saya. Kita akan terus membuktikan hasil kerja nyata kepada rakyat Indonesia dalam minggu, bulan, dan tahun-tahun mendatang,” ujar Prabowo.

Presiden ke-8 RI ini menyebut peresmian Sekolah Rakyat sebagai langkah berani dan terobosan penting dalam memberikan akses pendidikan kepada anak-anak Indonesia, terutama yang berada di daerah sulit dijangkau.

Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak dapat dilakukan secara instan. Meski demikian, lanjutnya, pemerintah terus melangkah cepat dan bertahap dalam upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Saya tidak memiliki tongkat Nabi Musa atau tongkat Nabi Sulaiman. Tapi Insyaallah, setapak demi setapak, kita bekerja dengan cepat. Perjalanan seribu kilometer dimulai dari satu langkah, dan kita sudah menempuh banyak langkah,” ungkapnya.

Presiden menambahkan, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membangun Indonesia dari pinggiran dan memberi harapan baru bagi generasi penerus bangsa.

Sementara itu, dalam laporannya Mensos Saifullah Yusuf menjelaskan Sekolah Rakyat merupakan tindak lanjut perintah Presiden RI, karena sekolah rakyat pada dasarnya gagasan langsung dari Presiden Prabowo.

Mengutif arahan Presiden pada sidang kabinet merah putih pada 20 Oktober 2025, kata Mensos, bahwa Sekolah Rakyat dirancang sebagai upaya memotong rantai kemiskinan.

Untuk itu, Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata gagasan Presiden Prabowo bahwa negara hadir membela yang lemah, dan untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Editor : Tim Beritajurnal
Next Post Previous Post
  width=