Seleksi Ketat Berakhir, 76 Paskibraka Madiun Masuk Karantina
| Pemusatan latihan resmi dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun Sigit Budiarto di Alun-Alun Reksogati Caruban, Selasa (28/7/2026). Selama 15 hari peserta akan menjalani latihan intensif, dilanjutkan karantina selama tiga hari. |
Pemusatan latihan resmi dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun Sigit Budiarto di Alun-Alun Reksogati Caruban, Selasa (28/7/2026). Selama 15 hari peserta akan menjalani latihan intensif, dilanjutkan karantina selama tiga hari.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Madiun Hestu Wiradriawan menjelaskan, 76 peserta merupakan hasil penyaringan berlapis sejak Februari hingga Mei 2026. Dari 453 pendaftar, hanya 78 yang lolos ke tahap akhir. Dua peserta bahkan berhasil menembus seleksi tingkat Provinsi Jawa Timur, sedangkan 76 lainnya dipercaya menjadi pasukan pengibar bendera di tingkat Kabupaten Madiun.
"Latihan ini bukan hanya menyiapkan kemampuan fisik menjelang 17 Agustus, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, jiwa Pancasila, dan semangat kebangsaan," tegas Hestu.
Seluruh peserta ditempa oleh instruktur gabungan dari Kodim 0803/Madiun, Polres Madiun, dan Sub Garnisun Tetap 0803 Madiun dengan standar latihan yang ketat.
Sekda Sigit Budiarto menegaskan, status sebagai anggota Paskibraka merupakan kehormatan sekaligus amanah besar.
Karena itu, seluruh peserta dituntut menunjukkan disiplin, integritas, dan tanggung jawab selama mengikuti pemusatan latihan.
"Di sini kalian tidak hanya belajar baris-berbaris. Mental kepahlawanan, nasionalisme, dan jiwa kepemimpinan juga ditempa. Kalian adalah generasi yang dipersiapkan menyongsong Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Ia meminta seluruh peserta memanfaatkan setiap sesi latihan dengan maksimal agar mampu menjalankan tugas pengibaran bendera secara sempurna pada puncak peringatan HUT RI.
Sebagai penanda dimulainya pemusatan latihan, Sekda melakukan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada perwakilan pelatih.
Pemusatan latihan Paskibraka Kabupaten Madiun tahun ini mendapat dukungan penuh lintas instansi, mulai dari TNI, Polri, Kogartap, Lanud Iswahjudi, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, tim medis Puskesmas, hingga sejumlah organisasi perangkat daerah.
Dukungan tersebut diharapkan memastikan seluruh proses pembinaan berjalan optimal sekaligus melahirkan Paskibraka yang tangguh, berkarakter, dan siap mengemban tugas negara.
Kontributor : Ninik S
Editor : Tim Berita Jurnal


