width=

Cegah Karhutla, Polres Magetan-Perhutani Bangun Sekat Bakar 1,8 Kilometer di Lereng Lawu

Mitigasi Karhutla Polres Magetan bersama Perhutani, TNI, BPD serta masyarakat bergotong royong membangun aliran api di lereng gunung Lawu.
MAGETAN, BERITA JURNAL - Sebagai langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat musim kemarau 2026, Polres Magetan bersama Perhutani KPH Lawu membangun ilaran api (sekat bakar) sepanjang 1,8 kilometer di kawasan hutan Cemorosewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Senin (27/7/2026).

Kegiatan dipusatkan di Petak 73B6 wilayah Desa Ngancar yang berbatasan dengan Kelurahan Sarangan. Sekitar 100 personel gabungan diterjunkan, terdiri dari Polri, Perhutani, TNI, BPBD Kabupaten Magetan, relawan Basecamp Cemorosewu, dan masyarakat setempat.

Pembuatan sekat bakar dipimpin Wakil Administratur KPH Lawu bersama Kapolsek Plaosan AKP Agus Budi Witarno dan Danramil Plaosan. Jalur tersebut berfungsi memutus vegetasi sehingga mampu menghambat dan melokalisasi penyebaran api apabila terjadi kebakaran hutan.

AKP Agus Budi Witarno mengatakan, pembangunan ilaran api merupakan tindak lanjut hasil Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Kekeringan dan Penanganan Karhutla 2026 yang digelar Forkopimda Magetan. Langkah preventif ini diharapkan mampu menekan risiko meluasnya kebakaran selama musim kemarau.

Selain membangun sekat bakar, seluruh pihak juga berkomitmen melakukan perawatan secara berkala dengan membersihkan vegetasi dan material mudah terbakar agar jalur tetap berfungsi optimal.

"Kami mengajak masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan jika menemukan titik api agar dapat ditangani sebelum meluas," tegas Agus.

Melalui sinergi Polri, Perhutani, TNI, BPBD, relawan, dan masyarakat, upaya mitigasi ini diharapkan mampu menjaga kelestarian hutan Gunung Lawu sekaligus melindungi kawasan wisata dan permukiman di sekitarnya.

Kontributor : Kangliem
Editor          : Tim Berita Jurnal
Next Post Previous Post
  width=