Bahana Bersahaja 2026 di Kelurahan Bangunsari, Pemkab Madiun Buka Layanan Publik
| Melalui program Bahana Bersahaja Pemerintah Kabupaten Madiun berharap pemerataan pelayanan publik di wilayah pedesaan dapat terus ditingkatkan serta memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. |
Program yang menjadi salah satu upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat tersebut disambut antusias oleh warga dengan berbagai kegiatan sosial, pelayanan publik, hingga hiburan rakyat.
Kelurahan Bangunsari menjadi lokasi ke lima pelaksanaan Bahana Bersahaja tahun ini pemerintah daerah menghadirkan pelayanan langsung di tingkat desa sekaligus membuka ruang komunikasi antara masyarakat dan jajaran pemerintah.
Pada hari pertama, Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama jajaran pemerintah daerah mengadakan pertandingan olahraga bola voli dan pembagian hadiah yang juga di meriahkan dengan hiburan di lapangan Beran.
Menurut Hari Wuryanto, Bahana Bersahaja merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, bukan sekadar agenda seremonial tahunan untuk lebih dekat dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat silaturahmi sekaligus memastikan pelayanan publik dapat menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa,” ujarnya.
Memasuki malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan yang mempertemukan masyarakat dengan bupati beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pentas seni bersama Abah Kirun.
Dalam forum tersebut, warga menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari pelayanan kesehatan, bantuan hukum, pembangunan infrastruktur, hingga administrasi kependudukan.
Seluruh OPD hadir dalam kegiatan tersebut sehingga berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat dapat langsung memperoleh penjelasan maupun tindak lanjut dari instansi terkait.
Sebagai bentuk kedekatan dengan masyarakat, Bupati Madiun bersama jajaran Forkopimda dan OPD juga bermalam di rumah warga, dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan salat subuh berjemaah, kunjungan kepada warga lanjut usia.
"Serta peninjauan kegiatan pembangunan, kerja bakti, bedah rumah," terangnya.
Tak hanya itu, Bahana Bersahaja juga menghadirkan beragam layanan publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat, di antaranya pasar murah, pemeriksaan kesehatan gratis, kerja bakti lingkungan.
Bantuan rumah tidak layak huni (RTLH), layanan perpustakaan keliling, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga pelayanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap pemerataan pelayanan publik di wilayah pedesaan dapat terus ditingkatkan serta memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan daerah yang bersih, sehat, dan sejahtera.
Kontributor : Ninik S
Editor : Tim Berita Jurnal


