Warga Binaan Lapas Kelas IIB Blitar Melahirkan Bayi Perempuan
| Selama masa kehamilan AS rutin mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pendampingan medis secara gratis. Hal itu dilakukan untuk memastikan kondisi ibu dan janin tetap sehat hingga waktu persalinan tiba. |
AS masuk ke lapas pada September 2025 dalam kondisi hamil sekitar dua bulan. Selama masa kehamilan hingga persalinan berlangsung pada 7 April 2026 di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, pihak Lapas memberikan pendampingan khusus.
“Yang bersangkutan masuk lapas dalam kondisi hamil sekitar dua bulan dan sedang menjalani pidana kasus pornografi dengan vonis satu tahun,” ujar Kasi Binadik dan Giatja Lapas Kelas IIB Blitar, Bagus Ramadian
Bagus, Jumat (8/5/2026).
Menurutnya, selama masa kehamilan AS rutin mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pendampingan medis secara gratis. Hal itu dilakukan untuk memastikan kondisi ibu dan janin tetap sehat hingga waktu persalinan tiba.
“Selama hamil banyak bantuan dan pemeriksaan rutin gratis. Kami memastikan kondisi ibu dan janin sehat sampai melahirkan,” katanya.
Persalinan berlangsung lancar dan bayi perempuan yang dilahirkan dalam kondisi sehat. Setelah proses persalinan selesai, bayi tersebut langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dirawat di luar lapas.
Sementara itu, AS kembali menjalani sisa masa hukumannya di Lapas Kelas IIB Blitar.
Pihak lapas menegaskan pelayanan kesehatan bagi warga binaan, termasuk bagi narapidana dengan kondisi khusus seperti ibu hamil, tetap menjadi perhatian selama menjalani masa pidana.
Kontributor : Erina Airin
Editor : Tim Berita Jurnal


