Balon Udara Bermuatan Petasan Meledak di Blitar, Satu Pemuda Tewas
| Balon udara berhasil diterbangkan, sebagian petasan diduga tersulut lebih dahulu hingga memicu ledakan keras di lokasi kejadian. |
Camat Gandusari, Yuliatiningsih, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, laporan mengenai ledakan petasan diterima pihak kecamatan setelah warga menerbangkan balon udara di area persawahan Dusun Tekik.
“Kami membenarkan kejadian tersebut dan penanganan sudah dilakukan bersama pihak terkait,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian berlangsung sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu sejumlah warga bersama anak-anak berada di lokasi untuk menerbangkan balon udara yang telah dipasangi rangkaian petasan.
Namun sebelum balon udara berhasil diterbangkan, sebagian petasan diduga tersulut lebih dahulu hingga memicu ledakan keras di lokasi kejadian. Suara ledakan sempat mengagetkan warga sekitar.
Akibat insiden tersebut, tiga orang menjadi korban. Seorang pemuda berinisial I (23), warga Dusun Tekik, meninggal dunia akibat luka serius yang dideritanya. Sementara dua korban lainnya, AD (8) dan DA (12), mengalami luka bakar ringan.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan dan melaporkan peristiwa tersebut kepada perangkat desa serta aparat setempat.
Petugas gabungan dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, Polsek Gandusari, dan pemerintah desa kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta mengamankan sisa bahan petasan yang masih berada di sekitar tempat kejadian.
Seluruh korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi guna mendapatkan penanganan medis. Namun sekitar pukul 09.30 WIB, korban berinisial I dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan bahaya penggunaan balon udara yang dipasangi petasan. Selain membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain, aktivitas tersebut juga berisiko tinggi memicu kecelakaan hingga menimbulkan korban jiwa.
Kontributor : Erina Airin
Editor : Tim Berita Jurnal


