Petugas KAI Daop 7 Madiun Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah
| Sepanjang masa angkutan Lebaran 2026 petugas KAI Daop 7 Madiun menemukan barang bawaan tertinggal di Stasiun dan KA dengan jumlah mencapai estimasi nilai total Rp 83.230.000. |
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan bahwa, barang - barang yang di kembalikan merupakan milik pengunjung ataupun pelanggan KA sepanjang masa angkutan Lebaran 2026 yang mencapai estimasi nilai total Rp 83.230.000.
“Barang yang tertinggal tersebut berupa jenis makanan, barang biasa dan barang berharga", kata Tohari, Minggu (5/4/2026).
Tohari menjelaskan, barang yang ditemukan selanjutnya dimasukkan ke dalam sistem basis data Lost and Found KAI. Sistem Lost and Found milik KAI menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap keamanan dan kenyamanan pelanggan.
“Hal ini sebagai wujud komitmen kami, KAI Daop 7 Madiun, untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa kereta api", jelas Manager Humas Daop 7 Madiun.
“Penumpang yang merasa kehilangan barang dapat langsung melaporkannya kepada petugas di stasiun maupun melalui Contact Center KAI 121, agar dapat segera ditindaklanjuti", tambahnya.
Lebih rinci Tohari menyebutkan, sepanjang periode masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun berhasil mengamankan barang tertinggal baik di kereta maupun di stasiun sebanyak 119 temuan yang terdiri dari jenis makanan sebanyak 17 temuan.
"Barang biasa berupa sepatu, tas ransel dan selempang, dompet, helm, totebag dll bahkan hingga barang berharga seperti HP, laptop, kamera, perhiasan emas, dan sejumlah uang tunai", jelasnya.
Ia, menghimbau agar penumpang mengedepankan keamanan dan kenyamanan dalam setiap perjalanannya, serta meniliti barang - barang bawaan sebelum turun dari kereta ataupun saat meninggalkan stasiun.
Dalam hal ini, KAI terus berupaya mencegah terjadinya kehilangan barang, petugas announcer secara rutin memberikan peringatan kepada penumpang agar selalu memperhatikan barang bawaannya.
“Meski barang bawaan adalah tanggung jawab pribadi masing-masing pelanggan, namun sebagai bentuk pelayanan prima, KAI tetap berkomitmen untuk membantu mengamankan dan mengembalikan barang-barang yang tertinggal", pungkas Tohari.
Kontributor : Ninik S
Editor : Tim Berita Jurnal


