Eks Pasar Kanigoro, Kabupaten Blitar Bakal Menjadi Taman Ikonik, Ada Food Court dan Air Mancur Tematik
| Kawasan eks Pasar Kanigoro seluas kurang lebih 4.000 meter persegi disiapkan menjadi taman ikonik, ruang terbuka hijau yang dilengkapi food court dan air mancur tematik yang merepresentasikan produk unggulan daerah. |
Bupati Blitar, Rijanto, menyampaikan bahwa penataan ulang dengan konsep “Kanigoro Asri, Blitar Berdaya Berjaya” merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Blitar mempercantik Kanigoro sebagai ibu kota Kabupaten Blitar.
“Bekas pasar lama itu akan kita rencanakan menjadi ruang terbuka publik yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berinteraksi dan mendukung UMKM,” ujarnya saat meninjau Eks Pasar Kanigoro, Selasa (24/02/2026).
Menurutnya, Kanigoro merupakan ibu kota Kabupaten Blitar. Penataan wajah pusat pemerintahan harus ditata lebih representatif, bersih, dan memiliki identitas yang kuat lebih asri, tertib, dan membanggakan.
Bupati mengingatkan, relokasi pasar lama ke Satreyan pada periode sebelumnya telah berhasil dilakukan. Namun, rencana pembangunan taman di lokasi bekas pasar sempat tertunda akibat refocusing anggaran saat pandemi Covid-19.
"Kini, penataan tersebut kembali dimasukkan dalam agenda prioritas dan akan dilaksanakan secara bertahap," terang Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Agus Zainal Arifin, menjelaskan secara teknis kawasan tersebut akan dikembangkan menjadi taman ikonik yang mengangkat ciri khas daerah.
“Luasannya sekitar 4.000 meter persegi. Nanti ada air mancur tematik yang menampilkan produk unggulan Kabupaten Blitar seperti telur dan ikan koi. Di sekitarnya juga direncanakan ornamen bunga matahari yang selama ini dikenal sebagai salah satu ikon warga Kanigoro,” jelasnya.
Selain taman, akan dibangun food court berbentuk huruf L yang difungsikan untuk menampung pelaku UMKM kuliner agar lebih tertata dan rapi. Konsep ini diharapkan mampu menghadirkan sentra makanan khas Blitar dalam satu kawasan yang bersih dan nyaman bagi pengunjung.
Untuk tahapan pelaksanaan, Agus menyebut tahun 2026 ditargetkan fokus pada pengerasan jalan keliling kawasan. Sedangkan pembangunan fisik utama taman dan fasilitas pendukung direncanakan mulai 2027, menunggu finalisasi dokumen perencanaan yang saat ini masih dalam proses penyusunan.
“Pembangunan akan dilakukan bertahap sesuai kesiapan anggaran dan hasil perencanaan detail,” pungkasnya.
Dengan konsep tersebut, eks Pasar Kanigoro diharapkan menjadi landmark baru ibu kota Kabupaten Blitar sekaligus ruang publik yang asri, tertata, dan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
Kontributor : Erina Airin
Editor : Tim Beritajurnal



