Kekeringan Meluas, 4.403 Warga Ngawi Kesulitan Air Bersih
| Hingga awal Oktober 2026, sebanyak 4.403 jiwa di 28 dusun, 21 desa, dan tujuh kecamatan terdampak serta mengalami kesulitan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. |
NGAWI, BERITA JURNAL – Kekeringan yang melanda Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, semakin meluas. Hingga awal Oktober 2026, sebanyak 4.403 jiwa di 28 dusun, 21 desa, dan tujuh kecamatan terdampak serta mengalami kesulitan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Ngawi, Yudha Herlambang, mengatakan pihaknya bersama sejumlah instansi terkait terus menyalurkan bantuan air bersih secara rutin selama musim kemarau.
“Bersama berbagai pihak terkait, kami terus mengoptimalkan pengiriman air bersih kepada warga terdampak secara rutin selama musim kemarau ini,” kata Yudha, Senin.
Menurutnya, kekeringan dipicu tidak turunnya hujan dalam waktu lama sehingga sejumlah sumur warga mengering. Akibatnya, masyarakat semakin bergantung pada pasokan air bersih dari bantuan pemerintah dan pihak terkait.
Wilayah terdampak meluas seiring memasuki puncak kemarau pada September–Oktober 2026. Jika sebelumnya hanya empat dusun yang mengalami kekeringan, hingga awal Oktober jumlahnya meningkat menjadi 28 dusun.
Sejumlah wilayah terdampak antara lain Desa Cantel, Kecamatan Pitu; Desa Kerek, Kecamatan Ngawi; serta Dusun Gagan, Dusun Bareng di Desa Kenongorejo, dan Dusun Jatisuwak di Desa Suruh, Kecamatan Bringin. Kesulitan air bersih juga terjadi di sejumlah dusun di Kecamatan Kasreman dan Karanganyar.
Wilayah-wilayah tersebut tergolong rawan kekeringan setiap musim kemarau karena kondisi geografis berupa perbukitan kapur dan kawasan tepian hutan.
Untuk memenuhi kebutuhan warga, BPBD Ngawi menyiagakan armada truk tangki dan tandon air bersih. Koordinasi juga dilakukan dengan BPBD Provinsi Jawa Timur serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait guna memperkuat penanganan bencana kekeringan selama musim kemarau 2026.
Kontributor : Yorra
Editor : Tim Berita Jurnal


