Dorong Kopi Lokal Naik Kelas, Bupati Pacitan Siapkan Aturan untuk Seluruh OPD
Pacitan memiliki potensi kopi robusta dan liberika yang dapat dikembangkan untuk memenuhi beragam selera konsumen. Sejumlah wilayah penghasil kopi potensial berada di Kecamatan Kebonagung, Nawangan, dan Bandar. |
PACITAN, BERITA JURNAL – Pemerintah Kabupaten Pacitan menyiapkan surat edaran (SE) yang mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menggunakan kopi lokal. Kebijakan ini ditujukan untuk memperluas pemasaran produk daerah sekaligus meningkatkan pendapatan petani kopi.
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengatakan, surat edaran tersebut akan segera diterbitkan. Penggunaan kopi lokal di lingkungan pemerintahan diharapkan mampu menciptakan permintaan berkelanjutan bagi petani dan pelaku usaha kopi.
“Insya Allah tidak dalam waktu lama akan terbit SE penggunaan kopi lokal untuk seluruh OPD,” kata Indrata di Pacitan, Senin (12/10/2026).
Menurutnya, Pacitan memiliki potensi kopi robusta dan liberika yang dapat dikembangkan untuk memenuhi beragam selera konsumen. Sejumlah wilayah penghasil kopi potensial berada di Kecamatan Kebonagung, Nawangan, dan Bandar.
Indrata berharap pemanfaatan kopi lokal tidak hanya memperkuat pasar, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Hal itu yang paling penting, menggunakan kopi Pacitan. Sehingga harapannya ke depan masyarakat atau petani kopi bisa tumbuh bersama dengan kami,” ujarnya.
Rencana kebijakan tersebut mengemuka setelah Indrata menghadiri festival kopi di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Pacitan, Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Baleharjo, Jumat (9/10/2026). Dalam kegiatan itu, ia berinteraksi langsung dengan petani untuk melihat potensi dan kualitas kopi lokal.
Hingga Senin (12/10/2026), surat edaran tersebut masih dalam tahap persiapan dan belum diterbitkan secara resmi. Pemkab Pacitan berharap kebijakan ini segera terealisasi sehingga penggunaan produk lokal di lingkungan pemerintahan dapat membuka pasar baru dan meningkatkan nilai ekonomi hasil perkebunan petani.
Kontributor : Danur
Editor : Tim Berita Jurnal


