width=

Gapoktan Ngudi Sleman Makmur Terima Dukungan Sarana Produksi Cabe

Gapoktan Ngudi Sleman Makmur menerima bantuan sarana produksi pertanian (saprodi) berupa 60 sachet benih, 40 roll mulsa, 1 ton pupuk Fertiphos, dan 95 kilogram pupuk KNO3.
BLITAR, BERITA JURNAL – Penanaman cabai rawit dimulai di kawasan pertanian Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Rabu (30/09/2026).

Penanaman dilakukan bersama petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Ngudi Sleman Makmur. Kawasan budidaya cabai tersebut dikembangkan pada lahan seluas 5 hektare.

Dalam kesempatan tersebut, Gapoktan Ngudi Sleman Makmur juga menerima bantuan sarana produksi pertanian (saprodi) untuk menunjang budidaya cabai. Bantuan yang diberikan berupa 60 sachet benih, 40 roll mulsa, 1 ton pupuk Fertiphos, dan 95 kilogram pupuk KNO3.

Bupati Blitar Rijanto mengatakan, penanaman cabai bersama petani menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap pengembangan komoditas pertanian di Kabupaten Blitar.

“Penanaman ini kita harapkan bisa memberikan manfaat bagi petani, sekaligus mendorong produktivitas pertanian,” ujar Rijanto.

Menurutnya, pengembangan komoditas cabai perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan petani sebagai pelaku utama. Selain meningkatkan produksi, budidaya cabai juga diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar Setiyana mengatakan, bantuan saprodi diberikan untuk mendukung petani dalam memulai dan mengembangkan budidaya cabai rawit.

“Bantuan ini kita berikan untuk menunjang proses budidaya, mulai dari benih, mulsa hingga pupuk. Harapannya petani bisa memanfaatkan bantuan ini dengan baik sehingga budidaya cabai dapat berjalan optimal,” kata Setiyana.

Kontributor : Erina Airin
Editor          : Tim Berita Jurnal
Next Post Previous Post
  width=