width=

Suara Ledakan dari Rumpun Bambu Bikin Warga Josenan Panik

Petugas langsung melakukan penyemprotan ke titik api. Penanganan difokuskan untuk memutus penjalaran api dan memastikan kobaran tidak merembet lebih jauh ke area kebun maupun lingkungan sekitar.
MADIUN, BERITA JURNAL – Suara ledakan dari rumpun bambu terbakar membuat warga Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, panik, Minggu (13/9/2026) malam. Api dengan cepat membakar rumpun bambu dan merembet ke area kebun pisang di RT 28 RW 09.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 18.30 WIB. Bambang Tri Susanto, warga setempat, menjadi orang pertama yang mengetahui kejadian setelah mendengar suara ledakan dari arah rumpun bambu.

Saat mendatangi sumber suara, Bambang mendapati kobaran api telah membakar rumpun bambu. Ia kemudian meminta bantuan warga sekitar. Warga pun bergerak melakukan pemadaman secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya.

Namun, upaya tersebut belum mampu mengendalikan kobaran api. Warga selanjutnya meminta bantuan Babinsa Kelurahan Josenan.

Mendapat laporan, Sertu Arif Otto Fianto dan Koptu Setiyo Agus S. dari Koramil 0803-01/Taman segera mendatangi lokasi. Selain membantu pemadaman, keduanya berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran untuk mencegah api meluas.

Sekitar pukul 19.00 WIB, dua unit kendaraan pemadam tiba di lokasi. Satu unit merupakan kendaraan Pemadam Kebakaran Kodim 0803/Madiun, sedangkan satu unit lainnya berasal dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Madiun.

Petugas langsung melakukan penyemprotan ke titik api. Penanganan difokuskan untuk memutus penjalaran api dan memastikan kobaran tidak merembet lebih jauh ke area kebun maupun lingkungan sekitar.

Setelah sekitar 30 menit dilakukan pemadaman, api berhasil dikendalikan pada pukul 19.30 WIB. Petugas tidak langsung meninggalkan lokasi, melainkan melakukan penyisiran untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang dapat kembali menyala.

Tidak ada korban jiwa maupun korban personel dalam kejadian tersebut. Kerugian materiil sementara diperkirakan berupa lahan rumpun bambu dan kebun yang terbakar dengan luas sekitar 500 meter persegi.

Dari informasi awal yang dihimpun di lokasi, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah berupa sisa potongan bambu. Material bambu yang mudah terbakar diduga membuat api cepat membesar, terlebih kondisi lingkungan relatif kering.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak sembarangan membakar sampah, khususnya material yang mudah terbakar seperti bambu dan daun kering. Pembakaran juga harus diawasi dan dipastikan benar-benar padam setelah selesai.

Babinsa bersama petugas pemadam mengimbau warga segera melaporkan apabila menemukan titik api yang mulai sulit dikendalikan. Kecepatan laporan dan penanganan dinilai penting untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan kerugian lebih besar.

Seluruh proses pemadaman, pendinginan, dan penyisiran lokasi selesai sekitar pukul 20.00 WIB. Penanganan berlangsung aman dan terkendali.

Kontributor : Ninik S
Editor           : Tim Berita Jurnal
Next Post Previous Post
  width=