width=

Langkah Strategis Tingkatkan Layanan KAI Perkuat Pengembangan Bisnis Non-Core

Optimalisasi lahan dan bangunan di sekitar stasiun untuk area komersial seperti kios, ruang iklan, hingga pengelolaan fasilitas parkir yang lebih modern.
MADIUN, BERITA JURNAL - Melalui pengembangan bisnis non-inti atau usaha penunjang di luar jasa utama angkutan penumpang dan barang PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan optimalisasi potensi perusahaan.

Pengembangan bisnis tersebut merupakan langkah strategis yang di harapkan dapat meningkatkan pendapatan serta memaksimalkan nilai aset yang dimiliki perusahaan PT KAI (Persero).

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa pemanfaatan aset properti menjadi salah satu pilar utama dalam pengembangan bisnis dengan memanfaatkan aset di wilayah Stasiun.

Pemanfaatan aset tersebut mencakup optimalisasi lahan dan bangunan di sekitar stasiun untuk area komersial seperti kios, ruang iklan, hingga pengelolaan fasilitas parkir yang lebih modern.

“Pengembangan bisnis non-core kini menjadi salah satu fokus utama KAI Daop 7 Madiun. Kami berupaya memanfaatkan setiap aset yang dimiliki agar memiliki nilai tambah secara ekonomi, sekaligus meningkatkan kontribusi pendapatan bagi perusahaan,” ujar Tohari.

Selain optimalisasi aset fisik, KAI Daop 7 Madiun juga memperkuat lini bisnis melalui pengembangan layanan berbasis hospitality dan menjalin kolaborasi dengan layanan transportasi daring (taksi online).

"Salah satu langkah konkret untuk memperkuat integrasi antarmoda bagi pelanggan yang tiba di Stasiun Madiun," terangnya.

Lebih lanjut Manager Humas KAI Daop 7 Madiun menyebutkan, dalam kerja sama ini tidak hanya memberikan kemudahan akses transportasi lanjutan, tetapi juga menghadirkan fasilitas penunjang berupa Lounge khusus.

Pelanggan dapat menikmati fasilitas Lounge khusus mulai tanggal 1 April 2026. Selain menyapa pelanggan sekaligus membagikan merchandise menarik kepada pelanggan yang sedang menunggu transportasi daring di area Lounge.

"Kami ingin memastikan bahwa pengalaman pelanggan tidak berhenti saat turun dari kereta api, namun terus berlanjut melalui fasilitas yang nyaman dan relevan dengan kebutuhan perjalanan masa kini,” tambah Tohari.

Fasilitas Lounge dan kerja sama layanan transportasi ini merupakan bagian dari inovasi KAI Daop 7 Madiun untuk meningkatkan standar pelayanan transportasi berbasis hospitality. 

KAI berharap dengan adanya nilai tambah fasilitas stasiun dapat terus meningkatkan kepuasan pelanggan sekaligus memperkuat fundamental bisnis perusahaan melalui sektor non-angkutan.

Kontributor : Ninik S
Editor : Tim Berita Jurnal
Next Post Previous Post
  width=