width=

Peringatan Hari Kartini Asiten II Sekda Trenggalek Ajak Kaum Perempuan Berani Berpendapat dan Berpartisipasi Aktif di Ruang Publik.

Dengan mengadopsi semangat Kartini, perempuan bisa lebih berdaya. Sebagaimana kita tahu pejuangan RA Kartini mengantarkan perempuan tanah air pada masanya bisa belajar menulis dan membaca meskipun dengan keterbatasan yang ada.
TRENGGALEK, BERITA JURNAL - Pada peringatan Hari Kartini, Asiten Pemerintahan dan Pembangunan Sekda Trenggalek, Cusi Kurniawati mengajak kepada kaum perempuan tanah air untuk terus menggelorakan semangat Kartini di jiwa raga.

Cusi mengatakan, Raden Ajeng (RA) Kartini adalah sosok pejuang emansipasi, keberanian, dan tekad perempuan Indonesia untuk berdaya, berpendidikan, serta setara dalam berkarya, serta panutan dan barometer kebangkitan perempuan.

Menurutnya, berakar dari semboyan "Habis Gelap Terbitlah Terang", semangat itu diwujudkan melalui kemandirian, pemikiran cerdas, dan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa serta menjaga integritas di berbagai sektor.

Asisten Sekda yang juga menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup itu merasa perlu mengajak kaum perempuan untuk terus menggelorakan semangat Kartini tidak hanya dalam peringatan Hari Kartini saja melainkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan mengadopsi semangat Kartini, perempuan bisa lebih berdaya. Sebagaimana kita tahu pejuangan RA Kartini mengantarkan perempuan tanah air pada masanya bisa belajar menulis dan membaca meskipun dengan keterbatasan yang ada.

"Untuk itu perempuan di jaman merdeka perlunya menuntut ilmu setinggi mungkin guna meningkatkan kualitas diri," kata Cusi Kurniawati, Selasa (21/4/2026).

Perempuan juga harus berani berpendapat dan berpartisipasi aktif di ruang publik. Tidak bergantung pada orang lain dan berdaya secara ekonomi maupun sosial. Selain itu bisa menjadi penggerak perubahan dan memberikan solusi atas permasalahan sosial. 

"Apapun, dimanapun dan peran apapun yang kita emban kita harus melaksanakan dengan maksimal. Harus semangat dan jangan lupa bahagia karena perempuan patut untuk bahagia," tandasnya.

Kontributor : Rina
Editor : Tim Berita Jurnal
Next Post Previous Post
  width=