width=

Hari Kartini 2026, Bupati Rijanto Tegaskan Perempuan Blitar Harus Naik Kelas dan Ambil Peran Nyata dalam Pembangunan

Bupati memberikan apresiasi kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten Blitar yang selama ini telah berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, pemberdayaan perempuan, serta perlindungan anak hingga tingkat desa dan kelurahan.
BLITAR, BERITA JURNAL — Peringatan Hari Kartini 2026 di Kabupaten Blitar dimanfaatkan sebagai momentum penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah. Bupati menegaskan bahwa perempuan Blitar harus mampu “naik kelas” dan mengambil peran nyata di berbagai sektor.

Dalam kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Candi Penataran, Buoati mengajak seluruh perempuan meneladani semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini yang memperjuangkan kesetaraan dan akses pendidikan bagi perempuan, Selasa (21/4/2026).

“Hari Kartini bukan hanya seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen agar perempuan semakin berdaya dan berkontribusi nyata dalam pembangunan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Bupati memberikan apresiasi kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten Blitar yang selama ini telah berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, pemberdayaan perempuan, serta perlindungan anak hingga tingkat desa dan kelurahan.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi perempuan dan anak ke depan semakin kompleks. Mulai dari kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, persoalan stunting, hingga dampak perkembangan teknologi digital terhadap pola asuh dan perlindungan anak.

“Kondisi ini membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, TP PKK, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat. Edukasi keluarga harus diperkuat, pemberdayaan ekonomi perempuan ditingkatkan, serta lingkungan yang aman dan ramah anak harus terus dibangun,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa perempuan memiliki posisi strategis sebagai pilar utama dalam keluarga yang berperan langsung dalam membentuk kualitas generasi masa depan. Oleh karena itu, perempuan dituntut untuk lebih tangguh, cerdas, dan mandiri dalam menghadapi dinamika zaman.

Kontributor : Erina Airin
Editor : Tim Berita Jurnal
Next Post Previous Post
  width=