Dua Pengemudi di Terminal Kesamben Terdeteksi Hipertensi
| Dari 10 orang sopir dan kru, yang diperiksa kesehatannya dua orang sopir terdeteksi mengalami tekanan darah tinggi, dengan angka tertinggi mencapai. 220/110. |
Dari pemeriksaan yang dilakukan Senin (16/3/2026) kepada 10 orang sopir dan kru, dua orang sopir terdeteksi mengalami tekanan darah tinggi, dengan angka tertinggi mencapai 220/110.
"Pemeriksaan pengemudi dan kru angkutan umum sebagai bagian upaya mendukung keselamatan perjalanan arus mudik lebaran," kata Noni, petugas kesehatan Puskesmas Kesamben.
Nony, mengatakan selain itu, ada juga dua orang yang memiliki kadar gula darah cukup tinggi hingga mencapai angka 390. Petugas kesehatan pun memberikan obat untuk membantu menurunkan tekanan darah dan kadar gula darah.
Meski ditemukan beberapa keluhan kesehatan, berdasarkan pemeriksaan sementara kondisi para sopir tersebut masih dinilai aman untuk melanjutkan aktivitas perjalanan dan mengemudi kendaraan umum.
Menurut Nony, upaya Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar mendukung pengamanan arus mudik Lebaran, tenaga kesehatan disiagakan di sejumlah pos pengamanan yang tersebar di wilayah Kabupaten Blitar.
Seperti pos Ops Ketupat di Solorejo, Tugurante, dan Kanigoro. Di pos-pos tersebut, petugas tidak hanya melayani pemeriksaan bagi pengemudi, tetapi juga pemudik yang membutuhkan layanan kesehatan.
“Kami disebar di berbagai Pos Ketupat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi maupun pemudik,” ujarnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan pengamanan arus mudik di Terminal Kesamben juga diisi dengan sosialisasi keselamatan transportasi oleh Jasa Raharja. Sosialisasi dilakukan dengan menempelkan stiker imbauan keselamatan pada kendaraan angkutan umum.
Penanggung jawab Jasa Raharja Kabupaten Blitar, Mardanny Febianto, mengatakan kampanye keselamatan tersebut ditujukan agar pengemudi, kernet, maupun penumpang angkutan umum semakin peduli terhadap keselamatan selama perjalanan.
“Kami melakukan sosialisasi keselamatan transportasi dengan penempelan stiker keselamatan di bus maupun mikrobus yang masuk ke Terminal Kesamben,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh pengguna angkutan umum dapat lebih berhati-hati dan saling mengingatkan pentingnya keselamatan saat berada di perjalanan.
Kontributor : Erina Airin
Editor : Tim Berita Jurnal



