BMKG Peringatkan Cuaca Tahun Baru Imlek 2026
| Sejumlah wilayah diprediksi memiliki potensi hujan lebat tertinggi, yakni Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, serta Kepulauan Seribu. Dengan potensi intensitas hujan yang terjadi berkisar antara 20 hingga 100 milimeter per hari. |
Sejumlah wilayah diprediksi memiliki potensi hujan lebat tertinggi, yakni Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, serta Kepulauan Seribu. Dengan potensi intensitas hujan yang terjadi berkisar antara 20 hingga 100 milimeter per hari.
"Secara umum wilayah Jabodetabek masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Potensi hujan lebat terdapat di beberapa wilayah,” ujar prakiraan cuaca BMKG, Wahyu Argo.
Menanggapi momen perayaan Imlek yang kerap identik dengan hujan, prakirawan cuaca BMKG, Wahyu Argo Wahyu menjelaskan, secara klimatologis tanggal perayaan Imlek memang berlangsung pada periode musim hujan.
Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh Monsun Asia yang membawa massa udara basah dari Asia ke maritim Indonesia dan diperkuat oleh cold surge, gelombang Kelvin dan Rossby, konvergensi.
"Serta dinamika cuaca yang lainnya yang membuat pembentukan awan hujan di wilayah yang dilalui menjadi lebih tinggi," katanya.
Selain potensi hujan lebat, BMKG juga mengingatkan adanya risiko banjir di sejumlah wilayah. Faktor topografi dan kondisi infrastruktur drainase menjadi aspek penting yang memengaruhi potensi genangan.
Wilayah yang tergolong rawan genangan meliputi dataran rendah, kawasan hilir daerah aliran sungai (DAS), bantaran sungai, serta kawasan perkotaan padat penduduk dengan sistem drainase terbatas.
BMKG mengimbau masyarakat yang hendak merayakan Imlek maupun memanfaatkan masa libur agar lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
"Terutama apabila hujan berlangsung selama beberapa jam dengan intensitas yang cukup signifikan di wilayah yang rawan genang tersebut, potensi banjir perlu diwaspadai," tandas Wahyu.
Untuk mendukung mobilitas masyarakat selama libur Imlek, BMKG juga menyarankan pemanfaatan teknologi pemantauan cuaca dengan layanan digital weather for traffic (DWT).
Masyarakat dapat memantau kondisi cuaca secara real-time di sepanjang rute perjalanan, baik melalui jalur darat, laut, maupun udara di seluruh wilayah Indonesia.
Editor : Tim Beritajurnal



