width=

Tiga Tahun Ambrol Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Pejabat Tidak Peka

"Sudah berkali kali ditinjau pejabat, namun ya itu cuma datang, melihat lihat, foto - foto, selfie lalu pergi tanpa solusi apalagi realisasi perbaikan jembatan,"
BERITA JURNAL, PONOROGO - Habis kesabaran karena tidak kunjung di perbaiki, warga di Ponorogo, Jawa Timur memperbaiki secara mandiri jembatan yang ambrol akibat pengikisan tebing sungai.

Kerja bakti perbaikan jembatan sepanjang 20 meter penghubung Desa Wates Kecamatan Jenangan dengan Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo di unggah di media sosial (medsos).

"Anak-anak sekolah dipaksa bertaruh nyawa demi bisa berangkat belajar, menyeberangi jembatan nyaris putus yang dibiarkan rusak selama tiga tahun tanpa kepastian perbaikan," ujar Gunarto, warga Desa Wagir Kidul, Selasa (13)1)2026).

Pak Gun, menuturkan jembatan yang membentang diatas jurang sedalam 30 meter tersebut, ambrol sudah sejak tiga tahun lamanya. Pejabat pemerintah pun sudah berkali-kali meninjau lokasi.

"Sudah berkali kali ditinjau pejabat, namun ya itu cuma datang, melihat lihat, foto - foto, selfie lalu pergi tanpa solusi apalagi realisasi perbaikan jembatan," terangnya.

Menurutnya, sebelum ambrol jembatan tersebut merupakan urat nadi pergerakan ekonomi warga, bisa dilalui kendaraan roda empat dan jalur utama ratusan anak - anak pelajar menuju sekolah.

"Di bagian tengah jembatan, lebar jalur tersisa hanya sekitar 20 sentimeter, tipis, licin saat musim hujan," kata Pak Gun, dengan nada cemas.

Akibatnya, banyak kendaraan roda empat yang akan ke jurusan Ngeb harus berputar balik dan menempuh jarak lebih jauh 20 kilometer, melewati jalur berkelok, naik-turun pegunungan.

"Akhirnya, warga bergerak sendiri, pada Selasa siang (13/1/2026), jembatan diperbaiki ala kadarnya sekadar agar sepeda motor dan anak-anak sekolah bisa melintas," tandasnya.

Kontributor : Titik S
Editor : Tim Beritajurnal
Next Post Previous Post
  width=