Rumah Pensiunan PNS Disatroni Maling, Minyak Goreng dan Sabun Mandi Raib
| Berantakan, salah satu kamar milik pensiunan PNS acak acakan karena ulah maling. Sejumlah perhiasan dan bahan pokok raib. |
Kejadian diketahui sekitar pukul 11.30 WIB, saat pemilik rumah pulang dan mendapati kondisi rumah sudah berantakan. Sejumlah perhiasan emas dan barang kebutuhan sehari hari seperti minyak goreng dan sabun refill raib.
Sri Waluyo Ningsih (63) pensiunan PNS menuturkan, sekitar pukul 08.00 WIB ia bersama suaminya Bambang Sugeng Riyadi (64) keluar rumah untuk mencari makan di wilayah Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.
Ia memastikan seluruh pintu rumah terkunci, baik pintu depan, samping, maupun belakang. Namun saat kembali sekitar pukul 11.30 WIB, pelapor mendapati lemari di dalam rumah dan kamar sudah diacak-acak.
Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar membenarkan kejadian pencurian tersebut. Kasusnya juga telah dilaporkan dan polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.
"Petugas sudah mendatangi lokasi kejadian, melakukan pengecekan, serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan," terang AKP Samsul Anwar.
Adapun barang yang hilang, lanjut Kasi Humas Polres Blitar, meliputi perhiasan kalung emas 10 gram, sepasang anting 3 gram, serta tiga gelang emas dengan berat masing-masing 3 gram, 2 gram, dan 2 gram dan surat-surat penting.
"Selain itu, pelaku juga membawa tiga botol minyak goreng kemasan 2 liter dan tiga sabun mandi refill kemasan 400 ml," ungkap Kasi Humas Polres Blitar.
Polisi juga mendapat laporan penghuni rumah menemukan dua kaca jendela jenis naco diruang dapur dalam kondisi terbuka. Bahkan besi teralisnya terlepas dari rangka, diduga menjadi akses masuk pencuri.
"Dan sebuah tangga yang disandarkan pada tembok belakang sebelah barat, yang diduga digunakan pelaku saat beraksi," katanya.
Melalui Call Center 110 salah satu anak korban Aditya Bagus Setiawan, melaporkan kejadian tersebut ke Polisi. Dari kejadian itu korban mengalami kerugian sekitar Rp 30.000.000.
Kontributor : Erina Airin
Editor : Tim Beritajurnal



