width=

Program Integrasi Tekan Overkapasitas, 16 Warga Binaan Lapas Blitar Resmi Bebas

Setelah melalui proses panjang dan berjenjang ke-16 warga binaan tersebut kembali ke masyarakat.
BLITAR, BERITA JURNAL — 16 Memperoleh dinyatakan bebas dan kembali ke masyarakat setelah memperoleh hak integrasi sesuai ketentuan yang berlaku, Senin (19/1/2026).

Perolehan hak integrasi diperoleh setelah ke 16 warga binaan tersebut mengikuti program integrasi yang dijalankan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar.

"Setelah melalui proses panjang dan berjenjang ke-16 warga binaan tersebut kembali ke masyarakat," ujar Kepala Lapas Blitar, Romi Novitrion.

Romi menerangkan, pemenuhan persyaratan administratif, penilaian perilaku selama menjalani masa pidana, hingga verifikasi substansi secara ketat, menjadi dasar terbitnya hak integrasi.

"Seluruh tahapan dilakukan secara ketat sesuai regulasi pemasyarakatan," terang Romi.

Ia menegaskan, program integrasi merupakan bagian dari sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan, sekaligus langkah strategis untuk mengurangi kepadatan hunian atau overkapasitas hunian.

Menurutnya, bebasnya 16 warga binaan hari ini menjadi bukti bahwa pemenuhan hak integrasi berjalan sesuai aturan dan sebagaimana mestinya.

"Ini adalah hasil dari proses pembinaan yang berkelanjutan serta komitmen kami dalam menjunjung tinggi prinsip keadilan dan kemanusiaan,” kata Romi Novitrion.

Menurutnya, keberhasilan program integrasi tidak hanya diukur dari jumlah warga binaan yang bebas, tetapi juga dari kesiapan mereka untuk kembali beradaptasi di lingkungan sosial.

Lapas Blitar menekankan pentingnya pembinaan yang konsisten agar warga binaan memiliki bekal mental dan keterampilan sebelum kembali ke masyarakat.

Romi juga berharap para warga binaan yang telah bebas dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, bekerja secara produktif, serta tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum.

“Harapan kami, mereka bisa kembali menjadi bagian dari masyarakat yang bermanfaat. Ini adalah momentum untuk memperbaiki diri dan membangun masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Lapas Blitar, lanjut Romi, akan terus mengoptimalkan program pembinaan dan integrasi sebagai bagian dari transformasi pemasyarakatan yang humanis dan berkeadilan, mendukung pemasyarakatan yang lebih efektif berorientasi pada reintegrasi sosial.

Kontributor : Erina Airin
Editor : Tim Beritajurnal
Next Post Previous Post
  width=