width=

Pasca Bencana Galian Tanah Tradisional Polres Magetan Gelar Rakor dengan Kepala desa

Kapolsek Maospati AKP Vista Dwi Pujiningsih, menekankan pentingnya langkah preventif guna mencegah terjadinya musibah dan mengantisipasi potensi bencana tanah longsor akibat aktivitas galian tanah tradisional.
MAGETAN, BERITA JURNAL
- Pasca musibah longsor yang menimbulkan korban satu orang pekerja tambang tewas, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Maospati menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pada Senin, (26/1/2026).

Rapat digelar di ruang rertemuan Kantor Kecamatan Maospati, dipimpin oleh Kapolsek Maospati AKP Vista Dwi Pujiningsih dan dihadiri seluruh Kepala Desa se- Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan Jawa Timur.

Kegiatan rapat koordinasi dilaksanakan sebagai tindak lanjut adanya laporan temuan aktivitas galian tambang tradisional di wilayah Kecamatan Maospati yang dinilai berpotensi menimbulkan dampak serius di tengah intensitas curah hujan tinggi.

Kapolsek Maospati AKP Vista Dwi Pujiningsih, menekankan pentingnya langkah preventif guna mencegah terjadinya musibah dan mengantisipasi potensi bencana tanah longsor akibat aktivitas galian tanah tradisional.

“Kami mengimbau apabila masih ditemukan aktivitas galian tanah tradisional, agar segera melaporkannya kepada Bhabinkamtibmas. Polsek Maospati akan melakukan pendekatan persuasif melalui himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk menghentikan aktivitas tersebut,” tegas Kapolsek.

“Saat ini musim penghujan dengan intensitas cukup tinggi. Aktivitas galian tanah tanpa perhitungan teknis sangat berisiko menimbulkan longsor yang dapat mengancam keselamatan jiwa masyarakat,” tambahnya.

Selain faktor keselamatan, dalam rakor tersebut juga dibahas aspek hukum. Aktivitas galian tradisional yang tidak memiliki legalitas dan perizinan resmi dari dinas terkait dinilai berpotensi menimbulkan permasalahan hukum apabila terjadi bencana maupun korban jiwa.

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh pihak sepakat untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi secara berkelanjutan antara Polsek Maospati, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat, demi menjaga kondusifitas wilayah Kecamatan Maospati dan mencegah terjadinya bencana yang tidak diinginkan.

Rakor diakhiri dengan komitmen bersama untuk mengedepankan langkah pencegahan, sosialisasi, dan pendekatan humanis kepada masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Editor : Tim Beritajurnal
Next Post Previous Post
  width=