width=

Isu Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Magetan Semakin Memanas

Kepala Inspektorat Kabupaten Magetan, Andy Feriyanto, menyebut pihaknya tetap menjalankan fungsi pengawasan sesuai arahan Bupati Magetan.
MAGETAN, BERITA JURNAL - Ramai menjadi perbincangan publik isu dugaan jual beli perangkat desa menjadi topik trending dalam sepekan terakhir di Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Asal muasal isu jual beli perangkat mencuat dari Desa Gunungan, Kecamatan Kartoharjo. Isu jual beli jabatan di tingkat perangkat desa sendiri diketahui telah berkembang sekitar dua bulan terakhir.

Seorang warga, yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan bahwa dugaan praktik jual beli perangkat desa disebut-sebut melibatkan lebih dari satu pihak, dan menjadi isu liar di masyarakat.

Selain Desa Gunungan, isu serupa juga disebut muncul di desa-desa lain di wilayah Kabupaten Magetan. Jual beli jabatan menjadi pembicaraan masyarakat sebelum maupun sesudah pelaksanaan.

Sementara Inspektorat Kabupaten Magetan menegaskan, selama ini pihaknya belum pernah menemukan bukti pelanggaran setiap kali ada permasalahan pengisian perangkat desa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Inspektorat Kabupaten Magetan, Andy Feriyanto, menyebut pihaknya tetap menjalankan fungsi pengawasan sesuai arahan Bupati Magetan.

“Sejauh ini belum ditemukan bukti pelanggaran. Tapi proses monitoring dan evaluasi tetap berjalan,” ujar Andy.Selasa, (27/1/2026).

Andy menjelaskan, Inspektorat telah melakukan klarifikasi sejak tahun lalu terkait proses pengisian perangkat desa di beberapa lokasi. Hasilnya tidak ditemukan indikasi kelemahan maupun pelanggaran.

Meski demikian, Inspektorat tidak menutup kemungkinan melakukan penelusuran lanjutan jika di kemudian hari muncul bukti baru. Pengawasan itu sudah jadi kewajiban Inspektorat.

Melalui Inspektorat Kabupaten Magetan, akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh aktivitas pemerintahan dan menindaklanjuti setiap laporan atau pengaduan dari masyarakat.

“Kalau nanti ada perkembangan atau bukti baru, tentu akan kami tindak lanjuti," pungkasnya.

Editor : Tim Beritajurnal
Next Post Previous Post
  width=