width=

Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang Terjang Trenggalek

Dilaporkan hembusan angin berkecepatan tinggi mengguncang Kecamatan Bendungan dan menyebabkan tumbangnya pohon pinus berukuran besar tumbang, Minggu (25/1/2026).
TRENGGALEK, BERITA JURNAL – Cuaca ekstrem berupa angin kencang juga melanda wilayah Trenggalek, Jawa Timur. Dilaporkan hembusan angin berkecepatan tinggi mengguncang Kecamatan Bendungan dan menyebabkan tumbangnya pohon pinus berukuran besar tumbang, Minggu (25/1/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Desa Surenlor dan sempat menghambat aktivitas warga serta arus transportasi dari dan menuju pusat kecamatan Bandungan. Batang pohon pinus yang tumbang menimpa jaringan PLN dan melintang di badan jalan.

"Akibatnya, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas, sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan dan risiko keselamatan," ujar Babinsa Surenlor, Koptu Adi Wahyono, anggota Koramil 0806-04/Bendungan.

Anggota Koramil 0806-04/Bendungan, bersama perangkat Desa Surenlor serta petugas Kesatuan Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Kecamatan Bendungan, bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Koptu Adi Wahyono menjelaskan, bahwa tumbangnya pohon pinus tersebut murni disebabkan oleh faktor alam. Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir wilayah Trenggalek memang dilanda cuaca ekstrem berupa angin kencang yang berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi.

“Ini merupakan musibah akibat hempasan angin yang sangat kencang. Kondisi cuaca ekstrem masih melanda sejumlah wilayah di Trenggalek, sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan,” ujar Koptu Adi di sela-sela kegiatan evakuasi pohon tumbang.

Di lokasi kejadian, tampak sinergitas yang kuat antara unsur TNI, pemerintah desa, dan petugas Perhutani. Petugas bahu-membahu melakukan upaya penanganan dengan mengutamakan keselamatan serta percepatan pembukaan kembali akses jalan yang tertutup.

Kerja sama lintas sektor tersebut membuahkan hasil. Secara bertahap, material pohon berhasil disingkirkan dari badan jalan, sehingga akses utama menuju Kecamatan Bendungan kembali dapat dilalui oleh masyarakat dan kendaraan umum.

Koptu Adi juga menyampaikan imbauan kepada seluruh warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan. Ia meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalur yang banyak ditumbuhi pepohonan besar di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Editor : Tim Beritajurnal
Next Post Previous Post
  width=