Waspada, Perlintasan Bagor-Nganjuk Dalam Perbaikan Pada Malam Hari
| Perbaikan berlangsung pada Rabu–Kamis (14–15 Oktober 2026) dan Kamis–Jumat (15–16 Oktober 2026), mulai pukul 23.00 hingga 06.00 WIB. |
MADIUN, BERITA JURNAL – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melakukan perbaikan geometri perlintasan sebidang di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 99, tepatnya di Km 121+900 hingga Km 122+000 petak jalan Bagor–Nganjuk. Pekerjaan selama dua malam tersebut berpotensi mengganggu arus lalu lintas sehingga pengguna jalan diimbau menyiapkan jalur alternatif.
Perbaikan dijadwalkan berlangsung pada Rabu–Kamis (14–15 Oktober 2026) dan Kamis–Jumat (15–16 Oktober 2026), mulai pukul 23.00 hingga 06.00 WIB.
Pengendara yang biasa melintasi kawasan Bagor–Nganjuk pada malam hingga dini hari diminta mengatur waktu perjalanan dan mempertimbangkan rute alternatif untuk mengantisipasi potensi kepadatan maupun hambatan di sekitar lokasi pekerjaan.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan perbaikan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keandalan prasarana perkeretaapian guna mendukung keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.
“Kami memohon maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di sekitar JPL 99 Bagor–Nganjuk, atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung. Kami mengimbau pengendara mengantisipasi perjalanan, mengatur waktu keberangkatan, serta mempertimbangkan jalur alternatif apabila memungkinkan,” ujar Tohari.
Selain potensi kepadatan, aktivitas pekerjaan dan keberadaan material di sekitar lokasi juga dapat membatasi ruang gerak pengguna jalan. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
Tohari menegaskan, pengendara harus mengikuti rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan. Masyarakat juga dilarang menerobos atau memasuki area yang telah dibatasi untuk mendukung kelancaran pekerjaan dan menjaga keselamatan bersama.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama, baik bagi para pekerja maupun pengguna jalan,” tegasnya.
KAI Daop 7 Madiun berharap masyarakat dapat menyesuaikan perjalanan dengan kondisi di lapangan hingga pekerjaan selesai. Kepatuhan terhadap rambu dan petunjuk petugas menjadi faktor penting untuk menjaga keamanan serta kelancaran lalu lintas di sekitar perlintasan.
Kontributor : Ninik S
Editor : Tim Berita Jurnal


