width=

Perhutani KPH Ngawi dan Mitra Perkuat Sinergi Jaga Kelestarian Hutan

Diskusi membahas ketentuan terbaru pengelolaan kawasan hutan sekaligus memperkuat koordinasi antara Perhutani dan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan.

NGAWI, BERITA JURNAL – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Ngawi bersama anggota Kemitraan Kehutanan Perhutani (KKP) menggelar diskusi keamanan hutan di Pos Tunggal Mandiri (PTM), Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bulu, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kedawak Utara, Minggu (18/10).

Diskusi tersebut membahas ketentuan terbaru pengelolaan kawasan hutan sekaligus memperkuat koordinasi antara Perhutani dan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan.

Kegiatan dihadiri Asisten Perhutani (Asper) BKPH Kedawak Utara beserta jajaran, Kepala Desa Sumberejo, serta anggota KKP di wilayah kerja BKPH Kedawak Utara.

Administratur KPH Ngawi melalui Asper BKPH Kedawak Utara, Arifin, menegaskan bahwa pengelolaan kawasan hutan harus mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia juga mengingatkan anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) agar menjaga tegakan pohon hingga akhir daur.

“Pengelolaan kawasan hutan harus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Seluruh anggota KTH wajib menjaga tegakan yang ada. Karena itu, kami berharap semua pihak bersama-sama mengawal kelestarian hutan hingga akhir daur,” tegas Arifin.

Sementara itu, Kepala Desa Sumberejo, Suroto, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, diskusi menjadi sarana memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, dan meningkatkan kemitraan antara Perhutani dengan masyarakat.

“Kami berkomitmen membantu Perhutani mengawal dan menjaga kelestarian hutan melalui komunikasi dan kerja sama yang baik,” ujar Suroto.

Melalui kegiatan ini, Perhutani dan masyarakat diharapkan semakin memperkuat koordinasi serta kepatuhan terhadap aturan pengelolaan hutan demi menjaga kelestarian kawasan hutan secara berkelanjutan.

Kontributor : Yorra
Editor          : Tim Berita Jurnal
Next Post Previous Post
  width=