width=

Kecepatan 350 Km/Jam, Whoosh Angkut hingga 21 Ribu Penumpang per Hari

Tak hanya melayani perjalanan domestik, Whoosh juga dimanfaatkan wisatawan mancanegara. Menurut Emir, selama periode 2023–2024, layanan tersebut mengangkut sekitar satu juta penumpang internasional. Sekitar 430.000 penumpang atau 43 persen di antaranya berasal dari Malaysia.
JAKARTA, BERITA JURNAL – Perjalanan dari Jakarta ke Bandung kini bisa ditempuh sekitar 40 menit dengan Kereta Cepat Whoosh dan KA Feeder. Didukung kecepatan operasi hingga 350 kilometer per jam, layanan ini menjadi salah satu alternatif transportasi bagi masyarakat yang membutuhkan perjalanan antarkota secara efisien.

Manager Corporate Communication PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Emir Monti mengatakan, perjalanan dari Stasiun Halim, Jakarta, menuju Stasiun Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, memerlukan waktu sekitar 29 menit. Perjalanan dilanjutkan menggunakan KA Feeder gratis menuju pusat Kota Bandung selama kurang lebih 18 menit.

“Secara total, perjalanan Whoosh dari Halim Jakarta menuju Padalarang itu menempuh waktu 29 menit. Ditambah perjalanan KA Feeder yang gratis untuk penumpang Whoosh selama 18 menit, total sekitar 40-an menit penumpang sudah bisa dari pusat Kota Jakarta menuju pusat Kota Bandung,” kata Emir.

Sejak beroperasi pada 2023, Whoosh menjadi salah satu pilihan perjalanan bagi masyarakat yang hendak menuju Jakarta maupun Bandung, baik untuk kepentingan bisnis maupun wisata.

KCIC mengoperasikan 52 perjalanan Whoosh setiap hari dengan interval keberangkatan sekitar 30 menit. Layanan ini melayani empat stasiun, yakni Halim di Jakarta, Karawang, Padalarang di Kabupaten Bandung Barat, serta Tegalluar Summarecon di Kabupaten Bandung.

Setiap rangkaian Whoosh memiliki kapasitas 601 tempat duduk. Jumlah tersebut terdiri atas 555 kursi Premium Economy, 28 kursi Business Class, dan 18 kursi First Class.

Penumpang Akhir Pekan Meningkat

Tingginya mobilitas masyarakat turut terlihat dari jumlah penumpang. Emir menyebut, Whoosh melayani sekitar 16.000–18.000 penumpang per hari pada hari kerja. Angka tersebut meningkat menjadi sekitar 18.000–21.000 penumpang saat akhir pekan.

Pada periode puncak 2023–2024, jumlah penumpang bahkan tercatat mencapai sekitar 26.000 orang dalam sehari.

Tak hanya melayani perjalanan domestik, Whoosh juga dimanfaatkan wisatawan mancanegara. Menurut Emir, selama periode 2023–2024, layanan tersebut mengangkut sekitar satu juta penumpang internasional. Sekitar 430.000 penumpang atau 43 persen di antaranya berasal dari Malaysia.

Jumlah tersebut menunjukkan pemanfaatan kereta cepat untuk mendukung mobilitas wisatawan antara Jakarta dan Bandung, selain perjalanan untuk kepentingan bisnis.

Dengan frekuensi hingga 52 perjalanan sehari dan dukungan KA Feeder dari Padalarang, Whoosh menawarkan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang ingin menghemat waktu menuju Bandung.

Meski demikian, waktu tempuh sekitar 40 menit tersebut merupakan estimasi perjalanan menggunakan Whoosh dan KA Feeder. Durasi perjalanan keseluruhan tetap bergantung pada jadwal keberangkatan, waktu tunggu, serta akses menuju dan dari stasiun.

Kontributor : Ninik S
Editor          : Tim Berita Jurnal
Next Post Previous Post
  width=