Bakar Jerami Api Merambat ke Lahan Jati Mojopurno Madiun
| Kebakaran terjadi di sekitar Jalan Raya Dungus, RT 08/RW 01, tepatnya di sebelah timur Perumahan Mutiara. Kobaran api diketahui warga sekitar pukul 11.15 WIB. |
MADIUN, BERITA JURNAL – Kebakaran melanda lahan tanaman jati dan persawahan di Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Minggu (13/9/2026). Api diduga dipicu pembakaran jerami sebelum merambat ke lahan jati di sisi selatan.
Kebakaran terjadi di sekitar Jalan Raya Dungus, RT 08/RW 01, tepatnya di sebelah timur Perumahan Mutiara. Kobaran api diketahui warga sekitar pukul 11.15 WIB.
Melihat api mulai membesar, warga langsung melakukan pemadaman awal dengan peralatan seadanya. Informasi kebakaran kemudian diteruskan kepada Babinsa Desa Mojopurno, Sertu Heri Pirwanto, Bhabinkamtibmas, dan petugas pemadam kebakaran.
Lima menit berselang, sekitar pukul 11.20 WIB, Damkar Pos 3 Kabupaten Madiun tiba di lokasi dengan tiga unit armada. Petugas bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan warga langsung bergerak memutus perambatan api.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kobaran api menjalar lebih luas, terutama menuju kawasan permukiman yang berada tidak jauh dari lokasi.
Setelah berjibaku melakukan pemadaman dan lokalisasi, api akhirnya berhasil dikendalikan. Petugas kemudian melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Sekitar pukul 14.00 WIB, lokasi dinyatakan aman dan seluruh petugas meninggalkan tempat kejadian setelah memastikan kondisi benar-benar terkendali.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, sekitar satu hektare lahan tanaman jati dilaporkan terdampak kebakaran.
Peristiwa ini kembali menunjukkan tingginya risiko pembakaran terbuka saat kondisi lahan kering dan cuaca panas. Api yang semula berasal dari pembakaran jerami dapat dengan cepat merambat ke vegetasi kering di sekitarnya.
Babinsa bersama aparat terkait mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran jerami, sampah, atau material mudah terbakar tanpa pengawasan dan langkah pengamanan yang memadai.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api. Deteksi dan penanganan sejak dini dinilai penting untuk mencegah kebakaran meluas hingga mengancam lahan pertanian, perkebunan, maupun permukiman.
Kodim 0803/Madiun mengimbau seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kondisi cuaca panas dan lahan kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.
Kontributor : Ninik S
Editor : Tim Berita Jurnal


