width=

Perubahan KUA-PPAS Blitar 2026 Dibahas, Penyesuaian Anggaran Tak Boleh Menggeser Program Prioritas

DPRD tetap mendukung visi-misi Bupati Blitar yang selaras dengan kebijakan pemerintah provinsi dan pusat.
BLITAR, BERITA JURNAL – Pemerintah Kabupaten Blitar bersama DPRD Kabupaten Blitar mulai membahas Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026. Penyesuaian anggaran akibat perubahan kondisi fiskal menjadi perhatian, namun program prioritas pembangunan tetap harus berjalan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Ratna Dewi Nirwana Sari, mengatakan salah satu faktor perubahan anggaran adalah turunnya Transfer ke Daerah (TKD) yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp120 miliar.

Menurutnya, DPRD tetap mendukung visi-misi Bupati Blitar yang selaras dengan kebijakan pemerintah provinsi dan pusat. Namun, setiap program akan dikawal dan dievaluasi agar anggaran benar-benar tepat sasaran serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Memang ada penurunan anggaran karena penurunan dari TKD. Estimasinya sekitar Rp120 miliar lebih,” ujar Ratna.  

Sementara itu, Bupati Blitar Rijanto menjelaskan perubahan KUA-PPAS 2026 dilakukan untuk menyesuaikan perkembangan ekonomi, kebijakan fiskal, serta kebutuhan pembangunan daerah.

Dalam rancangan perubahan tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp2,183 triliun, turun Rp127,97 miliar atau 5,54 persen dibanding APBD 2026. Sementara belanja daerah meningkat menjadi Rp2,577 triliun, naik Rp185,67 miliar.

"Kenaikan belanja didukung penerimaan pembiayaan sebesar Rp393,999 miliar, terutama dari pemanfaatan SILPA Tahun Anggaran 2025," kata Bupati Blitar.

Rijanto menegaskan tambahan anggaran akan diarahkan untuk program prioritas, seperti pemberdayaan masyarakat, pertumbuhan ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur dasar, ketahanan pangan, serta peningkatan pelayanan publik.

Pembahasan Perubahan KUA-PPAS 2026 selanjutnya akan dilanjutkan antara eksekutif dan legislatif. DPRD menargetkan pembahasan hingga pengesahan perubahan APBD 2026 dapat rampung secepatnya.

'Pemkab Blitar dan DPRD sepakat penyesuaian anggaran tidak boleh menggeser program prioritas pembangunan daerah," pungkasnya.

Kontributor : Erina Airin
Editor           : Tim Berita Jurnal
Next Post Previous Post
  width=