Panen Perdana Melon BUMDes Lembu Gumarang Jadi Sentra Melon Unggulan
| Wilayah Blitar Selatan yang dahulu dikenal gersang kini mampu berkembang melalui inovasi dan kerja keras masyarakat. |
Ketua BUMDes Lembu Gumarang, Muawan, mengatakan BUMDes kini mengembangkan dua sektor ketahanan pangan, yakni peternakan ayam potong dan budidaya melon. Menurutnya, Desa Kalitengah memiliki sekitar 25–27 hektare tanaman cabai dan sekitar 3 hektare lahan melon. Sementara lahan BUMDes seluas setengah hektare ditanami sekitar 4.000 batang melon yang terbagi di dua titik.
"Harapan kami, program ini bisa menambah Pendapatan Asli Desa sekaligus memotivasi petani milenial untuk mengembangkan budidaya melon maupun ayam potong," ujar Muawan.
Sementara itu, Bupati Rijanto mengapresiasi keberhasilan BUMDes dan para petani dalam mengembangkan budidaya melon. Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan wilayah Blitar Selatan yang dahulu dikenal gersang kini mampu berkembang melalui inovasi dan kerja keras masyarakat.
Rijanto menilai Panggungrejo yang telah menjadi sentra cabai merah kini memiliki potensi menjadi sentra melon unggulan. Ia berharap melon Kalitengah memiliki kualitas dan daya saing tinggi sehingga mampu meningkatkan pendapatan petani, membuka lapangan kerja, serta memperkuat ekonomi desa.
"Saya berharap melon dari Desa Kalitengah ke depan tidak kalah dengan daerah lain dan mampu menjadi produk kebanggaan Kabupaten Blitar yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat," tegas Rijanto.
Bupati juga mendorong BUMDes Lembu Gumarang terus dikelola secara profesional agar menjadi motor penggerak perekonomian desa.
Kontributor : Erina Airin
Editor : Tim Berita Jurnal


