Bupati Madiun Tekankan Sinkronisasi RPJMD dan Perencanaan Desa
| Kesinambungan perencanaan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, hingga desa menjadi hal penting dalam memastikan program pembangunan dapat berjalan efektif. |
Hal itu disampaikan dalam Sarasehan Penyelarasan RPJMD Kabupaten Madiun dengan Perencanaan Desa yang digelar di Pondok Kalijatur, Kecamatan Kebonsari, Rabu (12/8/2026).
Bupati Madiun Hari Wuryanto hadir didampingi Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi. Kegiatan tersebut juga dihadiri Camat Geger, para kepala desa se-Kecamatan Geger, sekretaris desa, serta ketua BPD se-Kecamatan Geger.
Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi mengatakan, RPJMD Kabupaten Madiun harus memiliki keselarasan dengan program pemerintah pusat, khususnya visi dan program Presiden, serta visi-misi Bupati Madiun untuk lima tahun mendatang.
Menurutnya, kesinambungan perencanaan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, hingga desa menjadi hal penting dalam memastikan program pembangunan dapat berjalan efektif.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Madiun Hari Wuryanto menekankan agar setiap penyusunan rencana kerja memperhatikan arah kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.
“Pemerintah daerah masih mengandalkan dana dari pusat. Sama halnya desa yang masih mengandalkan dana,” ujar Hari Wuryanto.
Karena itu, ia meminta seluruh jajaran pemerintahan, termasuk pemerintah desa, memahami serta mengikuti regulasi yang berlaku. Menurutnya, keselarasan perencanaan juga diperlukan untuk menghindari munculnya persoalan dalam pelaksanaan program di kemudian hari.
Bupati juga menyoroti pentingnya program lingkungan yang memiliki dampak jangka panjang. Salah satunya program satu tahun satu pohon yang dinilai perlu mendapat dukungan bersama.
“Program satu tahun satu pohon harus didukung karena akan memberi dampak jangka panjang bagi generasi kita, mengingat kondisi pemanasan global saat ini semakin terasa. Nantinya akan ada aplikasi yang memantau program tersebut,” jelasnya.
Hari Wuryanto berharap pemerintah desa tidak hanya menjadi pelaksana program, tetapi mampu meningkatkan kemandirian dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki masing-masing desa.
Kemandirian desa tersebut diharapkan dapat memperkuat pembangunan Kabupaten Madiun sekaligus mendukung terwujudnya visi dan misi Madiun Bersahaja.
“Harapannya desa bisa semakin mandiri dan bersama-sama mewujudkan visi-misi Madiun Bersahaja,” pungkasnya.
Kontributor : Kang Liem
Editor : Tim Berita Jurnal


