Rekayasa Lalu Lintas Istighosah Kubro Harlah NU ke-100, Polisi Tutup Sejumlah Ruas Jalan
| Skema rekayasa penutupan dan pengalihan arus lalu lintas pada kegiatan Istighosah Kubro Harlah Nu Ke- 100 yang akan di laksanakan di Stadion Supriyadi, Kota Blitar. |
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran mobilitas ribuan jamaah serta menjaga ketertiban dan keamanan lalu lintas di wilayah Kota Blitar.
Kasat Lantas Polres Blitar Kota, Agus Prayitno, menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas akan mulai diberlakukan pada Sabtu, 24 Januari 2026, mulai pukul 04.00 WIB hingga acara selesai.
“Kami telah memetakan titik-titik krusial, mulai dari penutupan jalan total, pembatasan kendaraan, hingga penyediaan kantong-kantong parkir agar jamaah bisa beribadah dengan nyaman dan arus lalu lintas tetap terkendali,” ujar Agus Prayitno.
Untuk mensterilkan area sekitar Stadion Supriyadi, Satlantas akan melakukan penutupan jalan total di sejumlah ruas, yakni Jalan Dr. Wahidin, Jalan Bromo, Jalan Kelud, dan Jalan Raung.
Selain itu, kantong parkir jamaah juga disiapkan di beberapa titik strategis. Untuk area jalan, parkir disediakan di Jl. Kartini, Jl. Anjasmoro, Jl. Ir. Soekarno, Jl. Moh. Hatta, Jl. Ciliwung, dan Jl. Kalibrantas.
Sementara untuk area publik, parkir tersedia di Kantor Kecamatan, PIPP (Pusat Informasi Pariwisata & Perdagangan), serta Waterpark Sumber Udel.
Agus menambahkan, jamaah yang telah memarkirkan kendaraan di lokasi yang ditentukan diimbau melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju stadion melalui pintu tribun yang telah disediakan sesuai zona wilayah masing-masing.
Guna memperlancar arus masuk dan penumpukan jamaah, pintu masuk stadion juga dibagi berdasarkan asal wilayah. Pintu Utama Barat diperuntukkan bagi jamaah dari Kota Blitar, Udanawu, Ponggok, Wonotirto, Wonodadi, dan Sutojayan.
Pintu A untuk jamaah dari Nglegok, Sanankulon, dan Srengat. Pintu B untuk jamaah dari Bakung, Kademangan, dan Panggungrejo. Pintu G untuk jamaah dari Binangun, Wates, dan Selorejo. Pintu F untuk jamaah dari Garum, Talun, Wlingi, Selopuro, dan Kesamben.
Sedangkan Pintu D diperuntukkan bagi jamaah dari Kanigoro, Gandusari, dan Doko. Kasat Lantas juga mengimbau masyarakat untuk menghindari ruas jalan di sekitar Stadion Supriyadi selama kegiatan berlangsung guna mengurangi potensi kepadatan.
Ia meminta seluruh pengguna jalan dan jamaah mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran agenda besar tersebut. “Kami meminta kerja sama semua pihak untuk mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran agenda besar ini,” pungkasnya.
Kontributor : Erina Airin
Editor : Tim Beritajurnal



