width=

Pekerja Galian Tewas Tertimbun Longsoran Tanah Berketinggian Tiga Meter

Peristiwa naas terjadi saat korban tengah beraktifitas diarea galian tanah yang dimanfaatkan untuk bahan baku pembuatan batu bata, tiba tiba dinding tanah berketinggian kurang lebih tiga meter tiba-tiba ambrol.
MAGETAN, BERITA JURNAL - Kejadian tanah longsor di Kabupaten Magetan, Jawa Timur kembali terjadi, Minggu (25/1/2026). Satu orang pekerja tambang di kabarkan meninggal dunia tertimbun longsoran tanah.

Korban diketahui bernama Suyono (40) warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan meninggal dunia setelah tertimpa longsoran tanah dengan ketinggian tiga meter.

Peristiwa naas terjadi saat korban tengah beraktifitas diarea galian tanah yang dimanfaatkan untuk bahan baku pembuatan batu bata, tiba tiba dinding tanah berketinggian kurang lebih tiga meter tiba-tiba ambrol.

"Korban tidak sempat menghindar dan tertimbun material tanah," ujar Wignyo Martono, Kepala Desa Sugihwaras, Minggu (25/1/2026).

Kades menuturkan, saat ditemukan korban sebenarnya masih bernafas, dan segera dilarikan ke rumah sakit. Namun sayang akhirnya korban tidak tertolong dan meninggal dunia.

Dari pemantauan dilokasi, lobang galian berkedalaman kurang lebih tiga meter. Kondisi tersebut tidak sesuai dengan standar prosedur keamanan yang ditetapkan pemerintah dan beresiko tinggi.

Wignyo Martono menegaskan, pemerintah desa telah berulang kali memberikan peringatan kepada warga terkait batas aman penggalian tanah. Hal ini untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja.

"Untuk status lahan merupakan milik pribadi yang dijual oleh pemiliknya dan kemudian dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk mengambil tanah sebagai bahan baku industri batu bata," tandasnya.

Atas kejadian tersebut, polisi mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab terjadinya tanah longsor yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia.

Editor : Tim Beritajurnal
Next Post Previous Post
  width=