width=

Pastikan Keselamatan Angkutan Nataru, VP KAI Daop 7 Madiun Tinjau Daerah Rawan dan Perlintasan Ekstra

Pemantauan dilakukan di JPL 123 KM 153+6/7 dan JPL 122 KM 1/2 di petak jalan Caruban–Babadan, daerah rawan tanah longsor di KM 135+2/6 antara Bagor–Saradan.
BERITA JURNAL, MADIUN - Vice President KAI Daerah Operasi 7 Madiun, Ali Afandi, meninjau perlintasan sebidang (JPL) ekstra di wilayah Daop 7 Madiun serta melakukan pemantauan langsung ke sejumlah daerah rawan.

Pemantauan dilakukan di JPL 123 KM 153+6/7 dan JPL 122 KM 1/2 di petak jalan Caruban–Babadan, daerah rawan tanah longsor di KM 135+2/6 antara Bagor–Saradan.

"Serta daerah rawan amblesan pada KM 158+0 s.d. KM 160+0 antara Babadan–Madiun," ujar Ali Afandi Manager Humas Daop 7 Madiun.

Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk memitigasi potensi gangguan perjalanan KA, dan memastikan keselamatan, keamanan dan kelancaran perjalanan kereta api pada masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Sebagai lanjutan penguatan keselamatan, pada Senin (22/12) VP Daop 7 Madiun melaksanakan Tilik Lintas pada lintas Stasiun Talun–Sumbergempol dengan fokus pemeriksaan kondisi emplasemen, fasilitas pelayanan pelanggan, ruang PPKA, serta perlintasan sebidang.

"Tilik Lintas diawali dari Stasiun Talun Pemeriksaan kemudian dilanjutkan ke Stasiun Garum dan berlanjut ke Stasiun Rejotangan dan berakhir di Stasiun Sumbergempol," terangnya.

Pada kesempatan tersebut VP Daop 7 Madiun juga memberikan arahan langsung kepada petugas yang berdinas sekaligus melaksanakan simulasi Tunjuk Sebut Jalur sebagai penguatan budaya keselamatan kerja.

Dia, menegaskan pentingnya kewaspadaan dan komunikasi bahaya selama masa Angkutan Nataru, dan keselamatan merupakan prioritas utama sehingga bahaya sekecil apa pun yang dapat mengganggu perjalanan kereta api dapat segera terdeteksi.

"Pelayanan kepada pelanggan harus terus ditingkatkan dengan tetap menjaga kesehatan serta menerapkan budaya 5R di lingkungan kerja,” tegasnya.

Sementara, Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menambahkan bahwa rangkaian pemantauan dan Tilik Lintas ini merupakan wujud komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, dan andal.

“Melalui langkah-langkah preventif ini, KAI Daop 7 Madiun terus memperkuat kesiapan operasional demi mendukung kelancaran Angkutan Nataru, sejalan dengan semangat Semakin Melayani,” kata Tohari.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Quality Control Operasi, Quality Control Jalan dan Jembatan, Quality Control Sintelis Daop 7, serta Tim Safety Inspector.

KAI Daop 7 Madiun berkomitmen menjaga standar keselamatan tertinggi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pelanggan selama periode Natal dan Tahun Baru.

Kontributor : Kangliem
Editor : Tim Beritajurnal
Next Post Previous Post
  width=