width=

Bertepatan Dengan Hari Ibu, Isak Tangis Pecah di Sel Tahanan Wanita Polres Madiun

Suasana haru terjadi di sel tahanan khusus wanita Polres Madiun saat balita 3,5 tahun bertemu dengan ibu kandungnya yang sedang menjalani proses hukum.
BERITA JURNAL, MADIUN - Isak tangis seorang nara pidana (Napi) wanita pecah saat bertemu dengan anak balitanya di sel tahanan Polres Madiun, Senin (22/12/2025). Dekapan erat dan ciuman kerinduan seakan tak ingin melepaskan buah hatinya setelah beberapa lama terpaksa berpisah.

Tak ayal, peristiwa mengharukan pertemuan ibu dengan anak kandungnya yang baru berusia 3,5 tahun di sel tahanan tersebut membuat membuat petugas dan orang orang yang melihatnya tertunduk bahkan ada yang ikut meneteskan air mata.

Tidak terkecuali Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara yang berada di lokasi turut tersentuh dan mengambil keputusan, mengijinkan balita bersama keluarganya masuk dan bertemu langsung dengan ibunya di dalam sel.

Kejadian haru tersebut terjadi saat Kapolres Madiun mengadakan pengecekan tahanan khusus (tahanan wanita) terdapat seorang ibu yang sedang menjalani masa tahanan karena pelanggaran harus menjalani proses hukum.

"Saat melakukan pengecekan tahanan khusus ada anggota keluarga tahanan ingin membezok. Dan terlihat seorang anak balita mendekati sel tahanan sambil menggapai tangan seorang napi wanita yang ternyata ibu kandungnya," ujar AKBP Kemas Indra.

Melihat adegan mengharukan tersebut, Kapolres mengambil keputusan di luar dugaan dengan mengijinkan keluarga dan anak balita tersebut masuk ke dalam sel dan bertemu langsung dengan ibu kandungnya. Isak tangis kerinduan pun pecah.

"Meskipun seorang ibu berada dalam proses hukum, ikatan kasih sayang tidak boleh terputus. Kebetulan bertepatan dengan Hari Ibu," kata Kapolres Madiun.

Tidak saja memberi ijin bertemu langsung dengan keluarganya, sebagai bentuk rasa empati AKBP Kemas Indra Natagera memberikan setangkai bunga kepada anak dan ibu kandungnya.

"Kebijakan ini adalah bentuk kepedulian kami, bahwa sisi kemanusiaan tetap harus diutamakan." tambahnya.

Menurutnya, ditengah tugas menjalankan penegakan hukum, polisi harus memiliki sisi humanis dan memberikan kesempatan kebahagiaan kepada masyarakat. Salah satunya dengan memberi kesempatan anak dan ibu bertemu.

Kontributor : Ninik S
Editor : Tim Beritajurnal
Next Post Previous Post
  width=