Polisi Sidak SPBU Kebonrojo Blitar, Jalur Pertalite Ditutup
| Polres Blitar Kota bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melakukan inspeksi mendadak di sejumlah SPBU, untuk mengecek ketersediaan BBM dan menelusuri penyebab antrean kendaraan di SPBU Kebonrojo. |
BLITAR, BERITA JURNAL – Polres Blitar Kota bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU, Senin (19/10/2026). Sidak dilakukan untuk mengecek ketersediaan BBM sekaligus menelusuri penyebab antrean kendaraan dan pengaturan penjualan Pertalite di SPBU Kebonrojo.
Di SPBU Kebonrojo, jalur pengisian Pertalite sempat ditutup pada jam-jam tertentu meski stok masih tersedia. Polisi kini mendalami prosedur operasional standar (SOP) yang diterapkan pengelola.
Kanit Tipidter Satreskrim Polres Blitar Kota, Ipda Aristoteles Urat Natogu Sirait, menegaskan pihaknya akan melakukan penyelidikan jika ditemukan indikasi mencurigakan.
“Yang di SPBU Kebonrojo masih kita dalami SOP-nya. Kalau ada indikasi mencurigakan, akan kita tindak lanjuti,” tegasnya.
Sidak juga menyasar SPBU Jalan Kalimantan dan SPBU Kenari. Dari hasil pengecekan, antrean kendaraan dipengaruhi pengurangan pasokan BBM dari sebelumnya sekitar 16 kiloliter (KL) menjadi 8 KL per SPBU per hari. Pengurangan tersebut berkaitan dengan keterbatasan pasokan di wilayah Malang dan sekitarnya.
Meski pasokan berkurang, Aristoteles memastikan distribusi BBM ke Kota Blitar tetap berjalan setiap hari. Masyarakat pun diimbau tidak panik atau melakukan pembelian secara berlebihan.
Sementara itu, Pengawas SPBU Kebonrojo, Khoirul Huda, menjelaskan penjualan Pertalite dibagi dalam tiga sif, yakni pukul 06.00 WIB, 14.00 WIB, dan 20.00 WIB. Setiap sif mendapat alokasi sekitar 2.500 liter dari total pasokan 7.500 liter per hari.
Pengaturan tersebut, kata Khoirul, bertujuan mencegah antrean kendaraan mengular hingga ke jalan dan memicu kemacetan.
“Kalau dilos, antrean bisa mengular ke jalan dan menyebabkan kemacetan. Karena itu, penjualan diatur agar semua sif bisa melayani masyarakat,” jelasnya.
Khoirul membenarkan pasokan Pertalite ke SPBU Kebonrojo berkurang sejak sepekan terakhir. Jika sebelumnya mencapai 16.000 liter per hari, kini hanya sekitar 8.000 liter.
“Setiap hari didrop 8.000 liter. Makanya penjualan kita atur untuk menghindari kemacetan,” pungkasnya.
Kontributor : Erina Airin
Editor : Tim Berita Jurnal


