width=

Kebakaran Semak di Lereng Gunung Lawu Dipadamkan, Petugas Temukan Sejumlah Titik Api

Gerak cepat Polisi, Perhutani dan Warga padamkan Karhutla cegah api meluas di Petak 73 Sarangan, Magetan.
MAGETAN, BERITA JURNAL – Kebakaran semak dan lahan terjadi di kawasan lereng Gunung Lawu, tepatnya di Petak 73, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Minggu (6/9/2026).

Api diketahui sekitar pukul 13.00 WIB saat Bhabinkamtibmas bersama petugas Perhutani melakukan patroli di kawasan hutan sebelah utara kawasan LGF Sarangan. Petugas mendapati beberapa titik api membakar semak-semak di bawah tegakan pohon pinus.

Mencegah api merembet, personel Polsek Plaosan bersama TNI, Perhutani dan warga langsung melakukan pemadaman secara manual menggunakan gepyok dan penyemprotan air.

Kapolsek Plaosan AKP Agus Budi Witarno, S.H., mengatakan kebakaran berhasil dikendalikan karena petugas bergerak cepat saat api belum membesar.

“Begitu mendapatkan informasi adanya beberapa titik api, kami bersama Perhutani, TNI dan masyarakat langsung bergerak melakukan pemadaman. Api saat itu belum terlalu besar sehingga kebakaran dapat segera dikendalikan dan dipadamkan,” ujarnya.

Meski api telah padam, petugas masih melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang kembali menyala. Luas lahan yang terbakar belum dapat dipastikan karena api ditemukan di sejumlah titik.

Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan koordinasi dengan Perhutani. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan hutan.

“Jika melihat adanya titik api atau kejadian karhutla, segera laporkan kepada kepolisian melalui Call Center 110 agar bisa ditindaklanjuti dengan cepat,” tegas Agus.

Polsek Plaosan bersama Perhutani, TNI, BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran juga terus memperkuat patroli serta koordinasi di kawasan hutan yang rawan kebakaran.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kebakaran meluas, sekaligus menjaga kawasan hutan di lereng Gunung Lawu dari ancaman kebakaran selama musim kemarau.

Kontributor : Kang Liem
Editor           : Tim Berita Jurnal
Next Post Previous Post
  width=