width=

Pemprov Jatim Percepat Perhutanan Sosial, Jutaan Warga Didorong Kelola Hutan

Dari target nasional 12,7 juta hektare, realisasi perhutanan sosial kini mencapai 8,46 juta hektare dengan penerima manfaat sekitar 1,46 juta kepala keluarga atau 5–6 juta orang.
MALANG, BERITA JURNAL – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat pengembangan perhutanan sosial sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Penguatan tersebut dilakukan melalui Safari Perhutanan Sosial yang digelar Dinas Kehutanan Jatim bersama Kementerian Kehutanan RI di Tanjung Penyu, Kabupaten Malang, Sabtu (26/9/2026).

Direktur Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan RI, Apri Dwi Sumarah, mengatakan perhutanan sosial merupakan program afirmasi pemerintah untuk memberikan akses kepada masyarakat dalam mengelola kawasan hutan.

Dari target nasional 12,7 juta hektare, realisasi perhutanan sosial kini mencapai 8,46 juta hektare dengan penerima manfaat sekitar 1,46 juta kepala keluarga atau 5–6 juta orang.

“Jatim capaiannya juga luar biasa, salah satu yang tertinggi. Jawa Timur banyak melakukan inovasi, seperti Festival Mangrove, Jambore Perhutanan Sosial, dan Safari Perhutanan Sosial,” ujar Apri.

Menurutnya, perhutanan sosial tidak hanya menyangkut akses pengelolaan hutan, tetapi juga membuka peluang ekonomi, lapangan kerja, serta mendorong keterlibatan perempuan dan generasi muda.

Apri mendorong Tanjung Penyu menjadi contoh pengelolaan hutan yang mampu memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan fungsi ekologis.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Jatim Jumadi menegaskan perhutanan sosial menjadi salah satu instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan mengurangi kesenjangan.

Pemprov Jatim, kata dia, akan memperkuat koordinasi dengan Bappeda kabupaten/kota untuk memetakan sekaligus mempercepat pengelolaan kawasan perhutanan sosial.

“Kita akan detailkan dan percepat agar perhutanan sosial di Jawa Timur yang alokasinya terbesar di Pulau Jawa ini segera mendapat kepastian pengelolaannya,” katanya.

Safari Perhutanan Sosial juga diisi pertunjukan Tari Baskalan dan penampilan Kaka Slank. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan serta pelepasliaran tukik di Pantai Tanjung Penyu sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem pesisir.

Kontributor : Iwan
Editor           : Tim Berita Jurnal
Next Post Previous Post
  width=