width=

Blitar : Produksi Garam Peh Pulo Fajar Samudra Tembus 1,5 Ton Sebulan

Garam yang dihasilkan masih dipasarkan untuk kebutuhan sektor peternakan dan perikanan, termasuk kebutuhan ikan serta bahan pupuk. Pemasarannya telah menjangkau Tulungagung dan mulai diperluas melalui penjualan daring.
MADIUN, BERITA JURNAL – Usaha Garam Rakyat Fajar Samudra di kawasan Pantai Peh Pulo, Desa Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, terus berkembang. Dirintis sejak 2022, kelompok usaha ini kini mampu memproduksi hingga 1,5 ton garam per bulan.

Mitra Garam Blitar, Indra, mengatakan usaha tersebut bermula setelah kelompok mendapat kesempatan dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar untuk mencoba produksi garam. Usaha kemudian dikembangkan melalui Kelompok Usaha Bersama (KUP) hingga mampu berjalan secara mandiri.

“Awalnya kami diberi kesempatan oleh Dinas Perikanan untuk mencoba membuat garam. Kemudian dikembangkan melalui KUP sampai sekarang,” ujar Indra.

Saat ini, KUP Garam Rakyat Fajar Samudra memiliki 12 anggota dengan sekitar 18 rumah garam yang digunakan untuk proses kristalisasi hingga produksi.

Garam yang dihasilkan masih dipasarkan untuk kebutuhan sektor peternakan dan perikanan, termasuk kebutuhan ikan serta bahan pupuk. Pemasarannya telah menjangkau Tulungagung dan mulai diperluas melalui penjualan daring.

Menurut Indra, kendala dalam produksi sejauh ini tidak terlalu berarti. Namun, kelompok masih membutuhkan tambahan rumah garam untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus pendapatan anggota.

“Kami masih membutuhkan lebih banyak rumah garam karena penghasilannya masih tergolong kecil,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Blitar Rijanto mendorong pengembangan usaha garam rakyat sebagai upaya mengoptimalkan potensi wilayah pesisir. Penguatan sarana produksi dan perluasan pasar dinilai penting agar usaha tersebut semakin berkembang dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir.

Kontributor : Erina Airin
Editor           : Tim Berita Jurnal
Next Post Previous Post
  width=