width=

6.282 Santri Ramaikan Porsadin IV Kabupaten Madiun, Bupati Tekankan Pembentukan Karakter

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, menabuh bedug membuka Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) IV yang diikuti 6.282 santri dari Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) se-Kabupaten Madiun.
MADIUN, BERITA JURNAL – Sebanyak 6.282 santri dari Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) se-Kabupaten Madiun mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) IV. Ajang yang digelar DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Madiun itu resmi dibuka Bupati Madiun H. Hari Wuryanto di Alun-Alun Reksogati Caruban, Minggu (6/9/2026).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug. Ribuan santri turut memeriahkan kegiatan yang tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah memperkuat silaturahmi dan membangun karakter generasi muda.

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menegaskan, nilai utama Porsadin bukan semata-mata soal kemenangan. Menurutnya, olahraga dan seni menjadi media penting untuk menanamkan sportivitas, disiplin, kerja sama, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya bangsa.

“Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, melainkan bagaimana kita belajar berproses dan memperkuat persaudaraan di antara sesama santri. Teruslah belajar dan berbuat baik,” tegasnya.

Ia mengapresiasi DPC FKDT beserta seluruh panitia yang telah menggelar Porsadin IV. Kegiatan tersebut dinilai sejalan dengan visi Kabupaten Madiun dalam membentuk generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta sehat jasmani dan rohani menuju Madiun yang Bersahaja.

Kegiatan tersebut turut dihadiri para alim ulama, pimpinan NU, Muhammadiyah dan MUI, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun Drs. Mujono, M.Si., Forkopimda, Sekda, jajaran kepala perangkat daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun, serta para kepala Madrasah Diniyah.

Sementara itu, Ketua Panitia Porsadin IV Gus Muhammad Mahbubi menjelaskan, dari total 6.282 santri, sebanyak 5.132 santri dari delapan DPAC mengikuti devile. Sedangkan 650 santri bertanding dalam enam cabang lomba bidang seni, olahraga, dan keagamaan.

Perlombaan berlangsung di 11 titik lokasi di sekitar Puspemkab Madiun dan GOR Pangeran Timur, dengan melibatkan sekitar 500 pendamping. Jika dihitung bersama wali santri yang hadir memberikan dukungan, jumlah massa yang memadati rangkaian kegiatan diperkirakan mencapai 8.000 orang.

“Porsadin bukan sekadar kompetisi, tetapi sarana membekali santri agar memiliki keberanian dan semangat fastabiqul khairat—berlomba-lomba dalam kebaikan,” ujar Gus Mahbubi.

Kontributor : Ninik S
Editor           : Tim Berita Jurnal
Next Post Previous Post
  width=