width=

DPMD Kabupaten Blitar Petakan Kondisi 220 Desa Lewat 1.585 Titik Data, Targetnya Pembangunan Lebih Tepat Sasaran

Si Kembang Desa dan Jogrotoro Deso, keduanya dirancang untuk memperkuat tata kelola berbasis data sekaligus ketahanan sosial masyarakat desa.
BLITAR, BERITA JURNAL – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Blitar mendorong pembangunan desa lebih tepat sasaran melalui dua inovasi, Si Kembang Desa dan Jogrotoro Deso. Keduanya dirancang untuk memperkuat tata kelola berbasis data sekaligus ketahanan sosial masyarakat desa.

Kepala DPMD Kabupaten Blitar Tantowi Jauhari menyampaikan, Si Kembang Desa atau Sistem Informasi perKEMBANGan DESA memanfaatkan data Indeks Desa Membangun (IDM) yang mencakup ketahanan sosial, ekonomi, serta ekologi sebagai dasar perencanaan pembangunan.

Kabupaten Blitar memiliki 220 desa di 22 kecamatan. Si Kembang Desa memuat profil seluruh desa dengan 1.585 titik data dalam 24 variabel untuk setiap desa, berbasis pemutakhiran IDM 2024. Data ini digunakan untuk membantu menentukan prioritas pembangunan sesuai kondisi dan kebutuhan desa.

“Data menjadi salah satu dasar penting agar pembangunan desa bisa disusun sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah, sehingga program yang dijalankan lebih tepat sasaran,” ujar Tantowi.

Sementara Jogrotoro Deso difokuskan pada penguatan kelembagaan dan ketahanan sosial dengan mengoptimalkan peran Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan Lembaga Adat Desa (LAD). Jogrotoro berarti selalu waspada, sekaligus mendorong kelembagaan desa menjadi penggerak masyarakat menghadapi potensi ancaman dan gangguan.

Program ini juga menghidupkan kembali gotong royong melalui pembinaan, standardisasi dan bimbingan teknis agar kelembagaan desa mampu memanfaatkan sumber daya lokal sesuai kebutuhan masyarakat.

Tantowi menambahkan, penguatan kelembagaan dan gotong royong penting untuk meningkatkan kemampuan desa menghadapi berbagai tantangan dengan memanfaatkan potensi lokal.

“Semangat gotong royong dan kewaspadaan masyarakat perlu terus diperkuat melalui kelembagaan desa, sehingga desa semakin mampu menghadapi berbagai tantangan dengan potensi yang dimiliki,” tambahnya.

DPMD berharap perpaduan Si Kembang Desa dan Jogrotoro Deso dapat memperkuat kemandirian ekonomi serta ketahanan sosial budaya desa secara berkelanjutan.

Kontributor : Erina Airin
Editor          : Tim Berita Jurnal


Next Post Previous Post
  width=