Memasuki H-6 Lebaran, 4.000 Penumpang KA Tiba di Stasiun Blitar
| Meski jumlah penumpang yang datang cukup banyak, kondisi di stasiun masih terpantau landai dan belum terjadi antrean maupun penumpukan penumpang. |
Kepala Stasiun Blitar, Totok Kushendar, mengatakan meski jumlah penumpang yang datang cukup banyak, kondisi di stasiun masih terpantau landai dan belum terjadi antrean maupun penumpukan penumpang.
“Untuk kereta jarak jauh, jumlah penumpang yang turun di Stasiun Blitar diperkirakan sekitar 1.800 orang. Sedangkan untuk kereta lokal jumlahnya bisa mencapai sekitar 2.000 penumpang,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).
Secara keseluruhan, jumlah kedatangan penumpang pada periode tersebut diperkirakan mencapai lebih dari 3.000 hingga sekitar 4.000 orang.
Sementara itu, untuk arus keberangkatan dari Stasiun Blitar diperkirakan akan mengalami peningkatan pada 23 hingga 24 Maret mendatang dengan jumlah penumpang yang hampir sama.
Totok menambahkan, pada masa angkutan Lebaran tahun ini diperkirakan terjadi peningkatan jumlah penumpang sekitar 18 hingga 20 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Menurutnya, hal tersebut dipengaruhi masa libur Lebaran yang lebih panjang serta adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA).
“Karena liburnya panjang, mobilitas masyarakat juga lebih merata dan tidak hanya menumpuk pada satu waktu seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ia mengimbau para calon penumpang untuk menyiapkan identitas diri sebelum naik kereta serta memperhatikan ketentuan barang bawaan. Setiap penumpang diperbolehkan membawa barang maksimal 20 kilogram.
Selain itu, penumpang juga dilarang membawa senjata tajam, makanan berbau menyengat, maupun barang lain yang dapat mengganggu kenyamanan perjalanan. Jika ditemukan, petugas akan mengamankan barang tersebut di stasiun.
Kontributor : Erina Airin
Editor : Tim Berita Jurnal



